Memiliki Bom Nuklir, Prancis Tak Tutup Kemungkinan Tembak Jatuh Jet Tempur Rusia
Kamis, 02 Oktober 2025 - 07:58 WIB
"Kita naif jika tidak menyadari bahwa pasukan rahasia Rusia sedang menyebar ke dalam demokrasi kita. Mereka terdiri dari para prajurit kecil anonim yang kita sebut bot digital. Mereka memanipulasi demokrasi di Prancis, Jerman, dan di seluruh Eropa," ujarnya.
Ketika ditanya tentang usulan Komisi Eropa untuk membuka aset Rusia yang dibekukan untuk "pinjaman reparasi" ke Ukraina, Macron memperingatkan bahwa aset tersebut tidak dapat disita begitu saja, karena hal itu akan melanggar hukum internasional.
Macron juga menegaskan kembali bahwa dia akan menyampaikan pidato pada awal 2026 tentang doktrin nuklir Prancis, yang saat ini sedang diperbarui, menyusul pertanyaan tentang penguatan pencegahan nuklir berbasis udara.
"Payung nuklir Prancis memang ada. Saat ini saya sedang memperbarui doktrin kami, dan saya ingin terus memperdalam dialog strategis kami dengan negara-negara Eropa yang ingin terlibat," ujarnya.
Opsi menembak jatuh jet tempur Rusia awalnya diserukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada negara-negara NATO ketika bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.
Ketika ditanya tentang usulan Komisi Eropa untuk membuka aset Rusia yang dibekukan untuk "pinjaman reparasi" ke Ukraina, Macron memperingatkan bahwa aset tersebut tidak dapat disita begitu saja, karena hal itu akan melanggar hukum internasional.
Macron juga menegaskan kembali bahwa dia akan menyampaikan pidato pada awal 2026 tentang doktrin nuklir Prancis, yang saat ini sedang diperbarui, menyusul pertanyaan tentang penguatan pencegahan nuklir berbasis udara.
"Payung nuklir Prancis memang ada. Saat ini saya sedang memperbarui doktrin kami, dan saya ingin terus memperdalam dialog strategis kami dengan negara-negara Eropa yang ingin terlibat," ujarnya.
Opsi menembak jatuh jet tempur Rusia awalnya diserukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada negara-negara NATO ketika bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.
Lihat Juga :