Kolombia Usir Seluruh Diplomat Israel karena Zionis Cegat Armada Bantuan Gaza

Kamis, 02 Oktober 2025 - 07:26 WIB
Global Sumud Flotilla—yang melibatkan sekitar 45 kapal yang membawa politisi dan aktivis, termasuk aktivis iklim Swedia Greta Thunberg—meninggalkan Spanyol bulan lalu, dengan tujuan untuk mematahkan blokade Israel atas Jalur Gaza, tempat PBB menyatakan kelaparan telah melanda.

"Sekitar pukul 20.30 waktu Gaza (17.30 GMT), beberapa kapal Global Sumud Flotilla, termasuk Alma, Sirius, dan Adara, dicegat dan dinaiki secara ilegal oleh pasukan pendudukan Israel di perairan internasional," kata armada tersebut dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Kamis (2/10/2025).

"Selain intersepsi yang terkonfirmasi, siaran langsung dan komunikasi dengan beberapa kapal lain telah terputus," imbuh pernyataan tersebut.

Kementerian Luar Negeri Israel menulis di X: "Beberapa kapal dari...armada telah dihentikan dengan selamat dan penumpangnya sedang dipindahkan ke pelabuhan Israel."

"Greta dan teman-temannya selamat dan sehat," katanya, disertai video Thunberg yang sedang mengambil barang-barangnya.

Sebelumnya, Angkatan Laut Israel memperingatkan armada tersebut agar tidak memasuki perairan yang diblokade.

Spanyol dan Italia, yang keduanya mengirimkan kapal perang untuk mengawal armada bantuan Gaza, telah mendesak kapal-kapal bantuan tersebut untuk berhenti sebelum memasuki zona eksklusi Israel di lepas pantai Gaza.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!