Siapa Charlie Javice? Perempuan Cantik Pendiri Startup Frank Ini Tipu Investor AS senilai Rp2,9 Triliun

Rabu, 01 Oktober 2025 - 16:20 WIB
BacaJuga: 10 Raja yang Memiliki Banyak Istri, dari Raja Sulaiman hingga Firaun

4. Mendirikan Startup Fokus Bantuan Kuliah dan Masuk Forbes 30 Under 30

Charlie Javice adalah pendiri startup fintech Frank, yang diluncurkan pada tahun 2017 untuk menyederhanakan proses bantuan keuangan kuliah bagi mahasiswa dan orang tua. Ia juga masuk dalam daftar "30 Under 30" versi Forbes atas kesuksesan awalnya di bidang teknologi dan pendidikan.

Misinya jelas: membuat pendidikan tinggi lebih terjangkau. "Biaya kuliah terlalu tinggi," tulisnya di LinkedIn pada tahun 2020, seraya menambahkan, "Kami mendirikan Frank dengan semangat pemberontakan dan tujuan besar: Mahasiswa harus membayar lebih rendah untuk kuliah."

Frank dengan cepat menarik perhatian, dan Javice mengklaim platform tersebut memiliki 4,25 juta pengguna.

Namun, setelah JPMorgan mengakuisisi perusahaan tersebut senilai USD175 juta pada tahun 2021, mereka menemukan bahwa jumlah pengguna sebenarnya mendekati 300.000. Bank tersebut menjadi curiga ketika tidak berhasil mengirim email kepada sebagian besar basis pelanggan yang diduga, yang mengarah pada penemuan bahwa Javice telah memalsukan data pengguna.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!