Gereja AS Ditembaki dan Dibakar, Trump Sebut Umat Kristen Jadi Target

Senin, 29 September 2025 - 07:06 WIB
Sekitar pukul 10.25 pagi, seorang tersangka pria berusia 40 tahun menabrakkan mobilnya ke pintu depan gereja dan menembaki jemaat dengan senapan serbu, menurut Kepala Kepolisian Grand Blanc Township, William Renye, dalam konferensi pers.

Menurutnya, petugas segera merespons dan menangani penembak, yang tewas dalam baku tembak berikutnya.

"Sepuluh korban tembakan telah dibawa ke rumah sakit setempat saat ini, termasuk satu orang yang telah meninggal dunia," imbuh dia. Menurutnya, korban lainnya meninggal dunia di rumah sakit akibat luka-lukanya.

"Terjadi kebakaran, dan kami yakin itu sengaja dilakukan oleh tersangka ini," kata Renye.

Menurut Renye, pihak berwenang memperkirakan lebih banyak korban akan ditemukan setelah tempat kejadian perkara dibersihkan.

Beberapa hari sebelumnya, Trump berjanji untuk menindak tegas apa yang disebutnya "terorisme kiri radikal", menyusul penembakan di fasilitas ICE di Dallas.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!