Trump Kenakan Biaya Rp1,6 Miliar untuk Visa H-1B Pekerja Asing di AS

Minggu, 21 September 2025 - 09:19 WIB
Langkah ini dapat mengakibatkan eksodus pekerja asing dari AS karena akan berlaku untuk perpanjangan maupun visa baru.

H-1B adalah jalur utama bagi pekerja asing terampil untuk memasuki AS dan saat ini terdapat 700.000 orang yang memegang visa tersebut, banyak di antaranya sedang menjalani proses bertahun-tahun untuk mendapatkan kartu hijau atau green card.

Dalam perintah eksekutif tersebut, Trump mengecam empat perusahaan teknologi karena menyetujui pekerja bervisa H-1B sekaligus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), meskipun dia tidak menyebutkan nama mereka.

Big Tech menyumbang jutaan dolar untuk kampanye Trump dan sebelumnya ia dianggap pro-sektoral.

CEO Tesla, Elon Musk, yang secara pribadi menyumbangkan setidaknya seperempat miliar dolar untuk kampanye Trump, sangat mendukung visa H-1B.

Dia pernah memegang visa tersebut dan berpendapat bahwa program tersebut mengisi kesenjangan bakat di perusahaan-perusahaan Amerika dan membuat mereka tetap kompetitif.

Akhir tahun lalu, dia bersumpah untuk "berperang" dalam isu ini, dalam salah satu perselisihan pertamanya dengan para pendukung Trump sebelum akhirnya berselisih dengan presiden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!