Pria India Dipenggal di Depan Anak dan Istri di AS, Trump Janji Tegakkan Keadilan
Senin, 15 September 2025 - 16:21 WIB
Pria Kuba memiliki catatan hukuman sebelumnya di California dan catatan penangkapan sebelumnya di Florida dan Houston, Texas.
Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai AS melaporkan bahwa Cobos-Martinez dibebaskan dari tahanan pada 13 Januari, meskipun memiliki perintah deportasi, karena adanya keputusan bahwa "tidak ada kemungkinan deportasi yang signifikan dalam waktu dekat."
Trump menuduh pemerintahan mantan Presiden AS Joe Biden "tidak kompeten" dalam menangani kasus tersebut, mengeklaim bahwa tersangka dibebaskan kembali ke AS di bawah Biden karena Kuba tidak menginginkannya kembali.
Laporan media AS menyebutkan bahwa tersangka, seorang karyawan motel, kesal karena Nagamallaiah tidak berbicara langsung kepadanya dan meminta staf lain untuk menerjemahkan instruksi.
Perselisihan tersebut diduga bermula ketika Nagamallaiah menginstruksikan Cobos-Martinez untuk tidak menggunakan mesin cuci yang rusak, tetapi malah meminta seorang saksi untuk menerjemahkan pesannya.
Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai AS melaporkan bahwa Cobos-Martinez dibebaskan dari tahanan pada 13 Januari, meskipun memiliki perintah deportasi, karena adanya keputusan bahwa "tidak ada kemungkinan deportasi yang signifikan dalam waktu dekat."
Trump menuduh pemerintahan mantan Presiden AS Joe Biden "tidak kompeten" dalam menangani kasus tersebut, mengeklaim bahwa tersangka dibebaskan kembali ke AS di bawah Biden karena Kuba tidak menginginkannya kembali.
Laporan media AS menyebutkan bahwa tersangka, seorang karyawan motel, kesal karena Nagamallaiah tidak berbicara langsung kepadanya dan meminta staf lain untuk menerjemahkan instruksi.
Perselisihan tersebut diduga bermula ketika Nagamallaiah menginstruksikan Cobos-Martinez untuk tidak menggunakan mesin cuci yang rusak, tetapi malah meminta seorang saksi untuk menerjemahkan pesannya.
(mas)
Lihat Juga :