Korban Tewas Akibat Gempa Afghanistan Bertambah Jadi 1.411 Orang
Selasa, 02 September 2025 - 20:45 WIB
Tidak ada yang selamat, dan ia mengatakan ia yakin mereka tewas, tetapi tidak ada cara untuk mengevakuasi jenazah.
“Kami hanya berusaha mencari bantuan untuk mengevakuasi jenazah dari reruntuhan. Cuacanya dingin, dan tidak ada makanan atau tempat berlindung; situasinya sangat menyedihkan,” ujar dia.
Seorang pria lain dari desa tersebut, yang mengidentifikasi dirinya sebagai Rabbani, mengatakan ia kehilangan tujuh anggota keluarganya, termasuk orang tua, empat anak, dan istrinya.
"Masih ada orang-orang yang tertimbun reruntuhan, tetapi kami tidak memiliki sarana untuk membersihkan puing-puing dan mencoba menemukan mereka yang hilang. Sudah lebih dari 24 jam, tetapi tidak ada bantuan di sini untuk kami," ungkap pria berusia 40 tahun itu.
Baca juga: Dari Genosida hingga Gentrifikasi: Rencana Trump Hapus Populasi Gaza Terungkap
“Kami hanya berusaha mencari bantuan untuk mengevakuasi jenazah dari reruntuhan. Cuacanya dingin, dan tidak ada makanan atau tempat berlindung; situasinya sangat menyedihkan,” ujar dia.
Seorang pria lain dari desa tersebut, yang mengidentifikasi dirinya sebagai Rabbani, mengatakan ia kehilangan tujuh anggota keluarganya, termasuk orang tua, empat anak, dan istrinya.
"Masih ada orang-orang yang tertimbun reruntuhan, tetapi kami tidak memiliki sarana untuk membersihkan puing-puing dan mencoba menemukan mereka yang hilang. Sudah lebih dari 24 jam, tetapi tidak ada bantuan di sini untuk kami," ungkap pria berusia 40 tahun itu.
Baca juga: Dari Genosida hingga Gentrifikasi: Rencana Trump Hapus Populasi Gaza Terungkap
(sya)
Lihat Juga :