Apa yang Diinginkan Putin dalam Mengakhiri Krisis Ukraina?
Senin, 01 September 2025 - 20:40 WIB
Putin menambahkan bahwa ia berharap kesepahaman antara Rusia dan AS yang dicapai di Alaska bulan lalu "juga bergerak ke arah ini, membuka jalan menuju perdamaian di Ukraina."
Presiden Rusia mengatakan kepada para delegasi bahwa ia "pasti akan memberi tahu rekan-rekannya secara lebih rinci tentang hasil negosiasi di Alaska" selama pertemuan bilateral di KTT tersebut. Putin mengatakan ia telah membahas pembicaraan tersebut dengan Xi dalam jamuan makan malam para pemimpin.
Pemimpin Rusia tersebut menekankan bahwa potensi perjanjian damai Ukraina hanya akan bertahan jika "akar penyebab krisis... [dihilangkan]," dan menambahkan bahwa "keseimbangan keamanan yang adil harus dipulihkan."
Salah satu alasan utama konflik tersebut, tambahnya, adalah "upaya Barat untuk menyeret Ukraina ke NATO, yang merupakan ancaman langsung terhadap keamanan Rusia."
KTT Rusia-AS berlangsung pada 15 Agustus di Anchorage, menjadi pertemuan tatap muka pertama antara Putin dan Trump sejak presiden AS memulai masa jabatan barunya awal tahun ini. Pembicaraan selama tiga jam tersebut tidak menghasilkan gencatan senjata atau kesepakatan damai formal, tetapi kedua pemimpin menggambarkan pertemuan tersebut sangat produktif.
Setelah perundingan tersebut, Trump mengalihkan fokus dari upaya gencatan senjata segera dalam konflik tersebut menjadi upaya mendorong perjanjian damai yang lebih luas. Ia mengatakan Ukraina tidak dapat berharap untuk bergabung dengan NATO atau merebut kembali Krimea, yang bergabung dengan Rusia setelah referendum publik pada tahun 2014.
Presiden Rusia mengatakan kepada para delegasi bahwa ia "pasti akan memberi tahu rekan-rekannya secara lebih rinci tentang hasil negosiasi di Alaska" selama pertemuan bilateral di KTT tersebut. Putin mengatakan ia telah membahas pembicaraan tersebut dengan Xi dalam jamuan makan malam para pemimpin.
Pemimpin Rusia tersebut menekankan bahwa potensi perjanjian damai Ukraina hanya akan bertahan jika "akar penyebab krisis... [dihilangkan]," dan menambahkan bahwa "keseimbangan keamanan yang adil harus dipulihkan."
Salah satu alasan utama konflik tersebut, tambahnya, adalah "upaya Barat untuk menyeret Ukraina ke NATO, yang merupakan ancaman langsung terhadap keamanan Rusia."
KTT Rusia-AS berlangsung pada 15 Agustus di Anchorage, menjadi pertemuan tatap muka pertama antara Putin dan Trump sejak presiden AS memulai masa jabatan barunya awal tahun ini. Pembicaraan selama tiga jam tersebut tidak menghasilkan gencatan senjata atau kesepakatan damai formal, tetapi kedua pemimpin menggambarkan pertemuan tersebut sangat produktif.
Setelah perundingan tersebut, Trump mengalihkan fokus dari upaya gencatan senjata segera dalam konflik tersebut menjadi upaya mendorong perjanjian damai yang lebih luas. Ia mengatakan Ukraina tidak dapat berharap untuk bergabung dengan NATO atau merebut kembali Krimea, yang bergabung dengan Rusia setelah referendum publik pada tahun 2014.
(ahm)
Lihat Juga :