Trump: Perang Israel di Gaza akan Berakhir Konklusif dalam 2 hingga 3 Minggu
Selasa, 26 Agustus 2025 - 18:45 WIB
Meskipun Israel telah melancarkan serangan selama 22 bulan setelah serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023 di Israel selatan, kelompok Palestina tersebut terus melancarkan serangan gerilya terhadap pasukan Israel.
Para pejabat AS mengatakan pada bulan Januari bahwa Hamas telah merekrut pejuang yang jumlahnya hampir sama dengan jumlah korban jiwa Israel.
Lebih dari 62.000 warga Palestina telah tewas di Gaza sejak Oktober 2023, menurut pejabat kesehatan Palestina, mayoritas dari mereka adalah perempuan dan anak-anak.
Pernyataan Trump pada hari Senin merupakan tanggapan atas pertanyaan seputar serangan ganda Israel yang menghancurkan rumah sakit Nasser di Gaza selatan yang menewaskan 20 orang, lima di antaranya adalah jurnalis, termasuk reporter Middle East Eye (MEE), Mohamed Salama dan Ahmed Abu Aziz.
Bagian kedua dari serangan itu terekam dengan jelas oleh kamera stasiun berita Yordania.
Rekaman tersebut menunjukkan hancurnya petugas penyelamat Palestina yang tak bersenjata dengan rompi keselamatan yang berusaha mengevakuasi orang-orang yang terluka dari rumah sakit.
Trump mengatakan ia tidak tahu tentang serangan Israel tersebut, tetapi berkata, "Saya tidak senang dengan itu. Saya tidak ingin melihatnya."
Alih-alih membahas kematian warga Palestina, Trump kembali berbicara tentang tawanan Israel yang masih ditahan di Gaza.
Para pejabat AS mengatakan pada bulan Januari bahwa Hamas telah merekrut pejuang yang jumlahnya hampir sama dengan jumlah korban jiwa Israel.
Lebih dari 62.000 warga Palestina telah tewas di Gaza sejak Oktober 2023, menurut pejabat kesehatan Palestina, mayoritas dari mereka adalah perempuan dan anak-anak.
Kurangnya Kemauan Politik
Pernyataan Trump pada hari Senin merupakan tanggapan atas pertanyaan seputar serangan ganda Israel yang menghancurkan rumah sakit Nasser di Gaza selatan yang menewaskan 20 orang, lima di antaranya adalah jurnalis, termasuk reporter Middle East Eye (MEE), Mohamed Salama dan Ahmed Abu Aziz.
Bagian kedua dari serangan itu terekam dengan jelas oleh kamera stasiun berita Yordania.
Rekaman tersebut menunjukkan hancurnya petugas penyelamat Palestina yang tak bersenjata dengan rompi keselamatan yang berusaha mengevakuasi orang-orang yang terluka dari rumah sakit.
Trump mengatakan ia tidak tahu tentang serangan Israel tersebut, tetapi berkata, "Saya tidak senang dengan itu. Saya tidak ingin melihatnya."
Alih-alih membahas kematian warga Palestina, Trump kembali berbicara tentang tawanan Israel yang masih ditahan di Gaza.
Lihat Juga :