PM Netanyahu Tuduh Negara Tetangga Indonesia Ini Mengkhianati Israel

Rabu, 20 Agustus 2025 - 14:50 WIB
Pemimpin oposisi Israel mengkritik pernyataan Netanyahu, menyebutnya sebagai "hadiah" bagi pemimpin Australia tersebut.

Yair Lapid menulis di X: "Hal yang paling memperkuat seorang pemimpin di dunia demokrasi saat ini adalah konfrontasi dengan Netanyahu, pemimpin paling beracun secara politik di dunia Barat.

"Tidak jelas mengapa Bibi terburu-buru memberikan hadiah ini kepada Perdana Menteri Australia."

Ketegangan diplomatik berkobar pada hari Senin setelah visa Australia politisi sayap kanan Israel, Simcha Rothman, dibatalkan menjelang kunjungannya ke negara itu, di mana ia dijadwalkan untuk berbicara di acara-acara yang diselenggarakan oleh Asosiasi Yahudi Australia (AJA).

Burke mengatakan kepada media lokal saat itu bahwa pemerintah mengambil "garis keras" terhadap orang-orang yang berusaha "menyebarkan perpecahan".

"Jika Anda datang ke Australia untuk menyebarkan pesan kebencian dan perpecahan, kami tidak ingin Anda di sini," katanya.

Tahun lalu, Burke juga menolak visa mantan menteri kehakiman Israel, Ayelet Shaked, seorang politisi sayap kanan yang meninggalkan parlemen pada tahun 2022.

Beberapa jam setelah pencabutan visa Rothman diumumkan, Menteri Luar Negeri Gideon Sa'ar mengatakan ia telah menginstruksikan Kedutaan Besar Israel di Canberra untuk "memeriksa dengan saksama setiap permohonan visa resmi Australia untuk masuk ke Israel".

Ia menambahkan dalam sebuah unggahan di X: "Sementara antisemitisme sedang merajalela di Australia, termasuk manifestasi kekerasan terhadap orang Yahudi dan institusi Yahudi, pemerintah Australia memilih untuk mengobarkannya".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!