Kota Jumilla di Spanyol Larang Umat Muslim Gelar Pertemuan di Tempat Publik
Sabtu, 09 Agustus 2025 - 17:20 WIB
Sejak saat itu, umat Muslim di beberapa tempat di Spanyol terpaksa menjalankan keyakinan mereka secara rahasia untuk menghindari penganiayaan oleh pejabat setempat.
Jumilla, dengan sekitar 27.000 penduduk, merupakan rumah bagi populasi Muslim yang signifikan. Tempat kelahiran Ibn Arabi, salah satu tokoh Islam paling berpengaruh, berada di kota Murcia di dekatnya.
Larangan terhadap Muslim di Jumilla, yang diperkenalkan oleh Partai Rakyat Konservatif (PP) setempat, disahkan meskipun ada tentangan dari kelompok sayap kiri kota tersebut.
Menteri Migrasi Spanyol Elma Saiz mengatakan pada hari Jumat bahwa larangan tersebut “memalukan”, dan mendesak para pemimpin setempat untuk “mengambil langkah mundur” dan meminta maaf kepada umat Muslim.
Jumilla, dengan sekitar 27.000 penduduk, merupakan rumah bagi populasi Muslim yang signifikan. Tempat kelahiran Ibn Arabi, salah satu tokoh Islam paling berpengaruh, berada di kota Murcia di dekatnya.
Larangan terhadap Muslim di Jumilla, yang diperkenalkan oleh Partai Rakyat Konservatif (PP) setempat, disahkan meskipun ada tentangan dari kelompok sayap kiri kota tersebut.
Menteri Migrasi Spanyol Elma Saiz mengatakan pada hari Jumat bahwa larangan tersebut “memalukan”, dan mendesak para pemimpin setempat untuk “mengambil langkah mundur” dan meminta maaf kepada umat Muslim.
(ahm)
Lihat Juga :