Mengapa Putin Tak Takut dengan Ultimatum Trump?

Sabtu, 02 Agustus 2025 - 07:11 WIB
Berbicara tak lama setelah komentar Putin, Zelensky mempertanyakan apakah Rusia menunjukkan "kesiapan serius untuk mengakhiri perang dengan bermartabat dan membangun perdamaian yang benar-benar abadi" atau apakah itu "hanya upaya untuk mengulur waktu perang dan menunda sanksi".

BacaJuga: Marah Besar! Trump Kirim Kapal Selam Nuklir ke Perbatasan Rusia

2. Terus Mengintensifkan Serangan Drone

Dalam beberapa pekan terakhir, Rusia telah mengintensifkan serangan pesawat nirawak dan rudal mematikannya terhadap Ukraina.

Pada hari Kamis, Setidaknya 31 orang—termasuk lima anak-anak—tewas dalam serangan udara Rusia di ibu kota Ukraina.

Presiden AS Donald Trump mengutuk tindakan Rusia, mengancam sanksi baru.

"Rusia, menurut saya, apa yang mereka lakukan menjijikkan," ujarnya kepada para wartawan.

Ketika pada bulan Juli, Trump mengumumkan tenggat waktu awal 50 hari bagi Rusia untuk mengakhiri perang, Putin tidak bereaksi. Ketika tenggat waktu tersebut dikurangi menjadi 10-12 hari, Putin tidak mengatakan apa-apa.

Namun pada hari Jumat, pemimpin Kremlin tersebut hampir tidak ragu bahwa ia tidak akan terpengaruh oleh ultimatum Gedung Putih.

Melansir BBC, Trump mungkin mengaku "kecewa" terhadap Putin karena tidak berdamai—tetapi pemimpin Rusia itu tidak menyesali perbuatannya.

Tamunya di Pulau Valaam, pemimpin otoriter Belarus, Alexander Lukashenko, lebih tegas dalam menepis tenggat waktu Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!