Para Aktivis Kapal Bantuan Handala Tolak Deportasi, Perpanjang Aksi Mogok Makan di Penjara Israel

Selasa, 29 Juli 2025 - 20:45 WIB
Komite mengonfirmasi ke-14 tahanan menolak prosedur deportasi jalur cepat dan menolak menandatangani janji apa pun, dengan menyatakan misi mereka bersifat kemanusiaan dan bertujuan menentang blokade dan tindakan genosida di Gaza.

“Pembela hak asasi manusia AS, Chris Smalls, melaporkan mengalami kekerasan fisik yang parah oleh pasukan Israel,” ungkap komite tersebut.

Para tahanan perempuan berbicara tentang kondisi penahanan yang keras, termasuk kurangnya ventilasi dan perlengkapan sanitasi yang tidak memadai bagi perempuan.

Komite mengatakan semua aktivis masih melakukan mogok makan sebagai protes terhadap penahanan paksa mereka dan mencatat beberapa dari mereka ditekan untuk melepaskan hak mereka atas perwakilan hukum.

Baca juga: Houthi Mungkin Memasukkan Awak Kapal Eternity C dalam Kesepakatan Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!