Sepertiga Anggota Parlemen Desak PM Inggris Akui Negara Palestina

Sabtu, 26 Juli 2025 - 20:20 WIB
Para anggota parlemen berpendapat bahwa Inggris memiliki tanggung jawab khusus, karena telah mengelola Mandat untuk Palestina dari tahun 1919 hingga 1948.

Baca Juga: Mengapa Thailand Yakin Konflik Perbatasan dengan Kamboja bukan Ancaman Perdamaian Global?

Menurut The Guardian, Wakil Perdana Menteri Inggris Angela Rayner, Menteri Dalam Negeri Yvette Cooper, dan Menteri Kehakiman Shabana Mahmood termasuk di antara menteri kabinet yang melobi langkah tersebut.

Meskipun tekanan semakin meningkat, Starmer belum memberikan komitmen langsung.

"Pengakuan negara Palestina harus menjadi salah satu langkah tersebut. Saya tegas tentang hal itu. Namun, itu harus menjadi bagian dari rencana yang lebih luas yang pada akhirnya menghasilkan solusi dua negara dan keamanan abadi bagi Palestina dan Israel," ujarnya pada hari Jumat setelah panggilan telepon dengan Macron dan Kanselir Jerman Friedrich Merz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!