Pemimpin Spiritual Druze di Israel Desak Trump Lindungi Masyarakat Suwayda di Suriah

Senin, 21 Juli 2025 - 16:15 WIB
Baca Juga: 5 Tentara Israel Bunuh Diri dalam 2 Minggu Terakhir, Ini Penyebab Utamanya

Melansir Anadolu, Tarif memperingatkan bahwa sikap diam AS yang terus berlanjut akan sangat meresahkan dan dapat memicu kekerasan lebih lanjut terhadap komunitas minoritas di Suriah.

Bentrokan, yang dihentikan melalui upaya mediasi oleh pemerintah Suriah dan aktor asing, awalnya dimulai pada 13 Juli dengan konfrontasi bersenjata antara kelompok Arab Badui dan faksi Druze.

Pasukan keamanan Suriah yang dikirim untuk campur tangan disergap tak lama setelah kedatangan mereka.

Meskipun gencatan senjata telah dimediasi, gencatan senjata tersebut kemudian dilanggar oleh pasukan Druze yang berafiliasi dengan milisi Hikmat al-Hijri.

Situasi memburuk pada 16 Juli ketika militer Israel melancarkan serangan di dekat istana kepresidenan Suriah dan di markas Staf Umum serta Kementerian Pertahanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!