Pangeran Arab Saudi Ini Liburan dengan Kapal Pesiar Mewah di Yunani, Ditemani 100 Orang
Senin, 14 Juli 2025 - 09:10 WIB
Pada 29 April 2015, Raja Salman mencopot Pangeran Muqrin sebagai Putra Mahkota Arab Saudi atas permintaannya sendiri dan posisi tersebut digantikan oleh keponakannya; Pangeran Muhammad bin Nayef. Tak lama kemudian, posisi putra mahkota yang disandang Pangeran Muhammad bin Nayef digantikan oleh Pangeran Mohammed bin Salman.
Pangeran Muqrin dibesarkan di bawah asuhan ayahnya, almarhum Raja Abdulaziz. Dia menempuh pendidikan di Model Capital Institute di Riyadh. Setelah lulus pada tahun 1964, dia bergabung dengan Angkatan Udara Kerajaan Arab Saudi dan melanjutkan studi di Inggris. Pada tahun 1968, dia lulus dengan pangkat letnan penerbang.
Pada tahun 1969, Pangeran Muqrin menjalani pelatihan lanjutan di bidang pesawat tempur di Pangkalan Udara Dhahran. Pada tahun 1973, dia mengikuti kursus instruktur di Britania Raya. Tahun berikutnya, 1974, dia mendaftar di kursus staf perwira di Amerika Serikat dan memperoleh diploma yang setara dengan gelar magister.
Pangeran Muqrin memiliki beragam minat di berbagai bidang, termasuk pertanian dan penelitian terkait. Dia juga memiliki minat yang besar dalam astronomi. Selain itu, dia adalah seorang pembaca yang rajin, menjelajahi berbagai bidang ilmu pengetahuan.
Dia memiliki perpustakaan pribadi yang berisi sekitar 10.000 buku. Dia juga memiliki minat khusus pada puisi Arab. Pengetahuannya yang luas dan minat intelektualnya yang luas telah terbukti melalui partisipasinya dalam seminar dan pertemuan publik maupun privat.
Pangeran Muqrin dibesarkan di bawah asuhan ayahnya, almarhum Raja Abdulaziz. Dia menempuh pendidikan di Model Capital Institute di Riyadh. Setelah lulus pada tahun 1964, dia bergabung dengan Angkatan Udara Kerajaan Arab Saudi dan melanjutkan studi di Inggris. Pada tahun 1968, dia lulus dengan pangkat letnan penerbang.
Pada tahun 1969, Pangeran Muqrin menjalani pelatihan lanjutan di bidang pesawat tempur di Pangkalan Udara Dhahran. Pada tahun 1973, dia mengikuti kursus instruktur di Britania Raya. Tahun berikutnya, 1974, dia mendaftar di kursus staf perwira di Amerika Serikat dan memperoleh diploma yang setara dengan gelar magister.
Pangeran Muqrin memiliki beragam minat di berbagai bidang, termasuk pertanian dan penelitian terkait. Dia juga memiliki minat yang besar dalam astronomi. Selain itu, dia adalah seorang pembaca yang rajin, menjelajahi berbagai bidang ilmu pengetahuan.
Dia memiliki perpustakaan pribadi yang berisi sekitar 10.000 buku. Dia juga memiliki minat khusus pada puisi Arab. Pengetahuannya yang luas dan minat intelektualnya yang luas telah terbukti melalui partisipasinya dalam seminar dan pertemuan publik maupun privat.
(mas)
Lihat Juga :