Sakelar Bahan Bakar Mati, Suara di Kokpit Air India: Mengapa Anda Memotong Jalur?

Sabtu, 12 Juli 2025 - 17:47 WIB

7. Tidak Ada Tanda-tanda Sabotase Langsung

Investigator tidak menemukan bukti kecurangan. Mereka juga mencatat adanya peringatan FAA sebelumnya pada tahun 2018 tentang potensi masalah pada mekanisme penguncian sakelar bahan bakar pada model Boeing tertentu — tetapi inspeksi tidak diwajibkan, dan Air India belum melaksanakannya.

Pesawat hanya mengudara selama 32 detik dan menempuh jarak 0,9 mil laut sebelum menabrak kompleks asrama Byramjee Jeejeebhoy Medical College pada pukul 13.39 waktu setempat.

AAIB mengatakan belum ada rekomendasi langsung yang diberikan kepada Boeing atau produsen mesin GE, yang mengindikasikan belum ditemukannya kerusakan yang jelas pada pesawat atau sistemnya sejauh ini.

Investigasi masih berlangsung, dengan komponen-komponen utama dikarantina untuk analisis lebih lanjut dan puing-puing pesawat diamankan. Fokus diperkirakan akan tetap pada prosedur kokpit dan potensi kesalahan manusia atau malfungsi yang melibatkan sakelar kontrol bahan bakar.

Dari 242 orang di dalam pesawat, korban termasuk 169 warga negara India, 53 warga negara Inggris, tujuh warga negara Portugis, satu warga negara Kanada, dan 12 awak pesawat. Tragedi ini merupakan bencana penerbangan terburuk dalam lebih dari satu dekade dan telah memicu kembali pertanyaan seputar pelatihan pilot, protokol perawatan, dan pengawasan keselamatan. Laporan akhir dari AAIB diperkirakan akan keluar dalam beberapa bulan mendatang.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!