Pengadilan Gaza Beri Bos Geng Abu Shabab Waktu 10 Hari untuk Menyerah atau Diadili In Absentia

Kamis, 03 Juli 2025 - 17:37 WIB
Segera setelah itu, ia menjalin kembali kontak dengan intelijen Israel dan mulai mengatur jaringan bersenjata saat ini dari markasnya di Rafah, tempat kelahirannya.

Surat kabar Israel Maariv dilaporkan mengonfirmasi Shin Bet (dinas keamanan internal) berada di balik pembentukan geng Abu Shabab.

Mengutip sumber intelijen senior, surat kabar tersebut melaporkan Kepala Shin Bet Ronen Bar mengusulkan inisiatif tersebut kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagai bagian dari program percontohan untuk menetapkan aturan alternatif bagi Hamas di wilayah terbatas Gaza.

Latar Belakang Kriminal



Rencana Israel tersebut dilaporkan melibatkan distribusi senjata yang terkendali kepada anggota geng, sebagian besar individu dengan latar belakang kriminal yang direkrut untuk bertindak sebagai tentara bayaran.

Menurut laporan Al Jazeera, tentara Israel telah menggunakan pembentukan geng bersenjata, yang didukungnya, untuk merusak keamanan dan stabilitas di Jalur Gaza dan menggunakannya untuk melaksanakan agendanya membuat lebih dari dua juta warga Palestina kelaparan.

Baca juga: Hamas Siap Akhiri Perang Sepenuhnya, Bukan Gencatan Senjata 60 Hari
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!