Pengadilan Gaza Beri Bos Geng Abu Shabab Waktu 10 Hari untuk Menyerah atau Diadili In Absentia
Kamis, 03 Juli 2025 - 17:37 WIB
“Pengadilan meminta siapa pun yang mengetahui keberadaannya untuk melaporkannya, atau dianggap menyembunyikan buronan kriminal dari pengadilan,” tambah laporan itu.
“Otoritas keamanan di Gaza telah mengejar Abu Shabab sejak akhir tahun lalu karena membentuk geng bersenjata yang bekerja sama dengan Israel,” ungkap Al Jazeera.
Ia dilaporkan berlindung di wilayah timur Provinsi Rafah, yang dikuasai tentara Israel.
“Geng Abu Shabab membunuh warga sipil, menargetkan anggota perlawanan Palestina di bawah arahan pendudukan Israel, dan mencuri bantuan segera setelah memasuki Gaza melalui penyeberangan Kerem Shalom, yang terletak di tenggara Rafah,” papar laporan itu.
Abu Shabab telah menjalani hukuman 25 tahun sejak 2015 atas tuduhan terkait perdagangan dan distribusi narkoba.
Ia melarikan diri dari penjara Khan Yunis pada hari-hari awal serangan Israel di Gaza pada Oktober 2023, selama gelombang pengeboman.
“Otoritas keamanan di Gaza telah mengejar Abu Shabab sejak akhir tahun lalu karena membentuk geng bersenjata yang bekerja sama dengan Israel,” ungkap Al Jazeera.
Ia dilaporkan berlindung di wilayah timur Provinsi Rafah, yang dikuasai tentara Israel.
“Geng Abu Shabab membunuh warga sipil, menargetkan anggota perlawanan Palestina di bawah arahan pendudukan Israel, dan mencuri bantuan segera setelah memasuki Gaza melalui penyeberangan Kerem Shalom, yang terletak di tenggara Rafah,” papar laporan itu.
Dipenjara karena Perdagangan Narkoba
Abu Shabab telah menjalani hukuman 25 tahun sejak 2015 atas tuduhan terkait perdagangan dan distribusi narkoba.
Ia melarikan diri dari penjara Khan Yunis pada hari-hari awal serangan Israel di Gaza pada Oktober 2023, selama gelombang pengeboman.
Lihat Juga :