Donald Trump Isyaratkan Pergantian Rezim Iran usai Serangan AS

Senin, 23 Juni 2025 - 08:13 WIB
Namun, pejabatnya sendiri memberikan penilaian yang lebih bernuansa dan-kecuali foto satelit yang tampak memperlihatkan kawah di gunung di atas pabrik bawah tanah Iran di Fordow-belum ada penghitungan publik mengenai kerusakan tersebut.

Pengawas nuklir PBB, Badan Energi Atom Internasional (IAEA), mengatakan tidak ada peningkatan tingkat radiasi di luar lokasi yang dilaporkan setelah serangan AS.

Dalam langkah menuju apa yang secara luas dipandang sebagai ancaman Iran yang paling efektif untuk menyakiti Barat, Parlemen Iran menyetujui langkah untuk menutup Selat Hormuz. Hampir seperempat pengiriman minyak global melewati perairan sempit yang dibagi Iran dengan Oman dan Uni Emirat Arab.

Press TV Iran melaporkan penutupan selat akan memerlukan persetujuan dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, sebuah badan yang dipimpin oleh seorang yang ditunjuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Upaya untuk menghentikan pasokan minyak Teluk dengan menutup selat tersebut dapat menyebabkan harga minyak dunia meroket, menggagalkan ekonomi dunia, dan hampir pasti mengundang konflik dengan Armada Kelima Angkatan Laut AS yang besar, yang bermarkas di Teluk dan bertugas menjaga agar selat tetap terbuka.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!