Kronologi Tragedi Air India Tewaskan 269 Orang, dari Lepas Landas hingga Meledak
Jum'at, 13 Juni 2025 - 07:31 WIB
5. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.00 siang dengan pesawat kehilangan ketinggian dengan cepat dan jatuh dalam bola api yang menyebabkan gumpalan asap hitam tebal membubung ke udara.
6. Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel ditutup untuk operasi.
Maskapai Air India mengonfirmasi bahwa 241 orang—semuanya kecuali satu orang di pesawat—tewas, dan satu orang, seorang warga negara Inggris, selamat.
Sebuah klip video yang beredar di media India menunjukkan seorang pria dengan luka di wajahnya dan darah di kemeja putihnya tertatih-tatih menuju ambulans, mengatakan bahwa dia datang dari dalam pesawat.
Satu-satunya yang selamat dari kecelakaan itu kemudian diidentifikasi oleh saudaranya sebagai Viswash Kumar Ramesh.
"Dia turun dari pesawat dan melakukan panggilan video dengan ayah saya dan berkata, 'Pesawat kami jatuh — saya tidak tahu bagaimana saya bisa keluar, atau bagaimana saya selamat'," kata saudaranya, Nayan Ramesh, dalam sebuah wawancara.
Viswash Kumar Ramesh telah bepergian dengan pesawat itu bersama saudaranya yang lain, Ajay Ramesh. "Dia berkata, 'Saya tidak bisa melihat saudara saya—saya tidak bisa melihat penumpang lain'," kata Nayan Ramesh, mengutip saudaranya dalam panggilan video itu.
"Saya tidak tahu bagaimana saya bisa hidup," kata Nayan Ramesh, menirukan ucapan saudaranya.
Jet tersebut, Boeing 787-8 Dreamliner yang menuju Bandara Gatwick London, membawa 230 penumpang dan 12 awak pesawat saat jatuh pada pukul 13.38 siang waktu setempat, sekitar satu mil di barat daya Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel, di kota Ahmedabad.
Seorang pejabat senior kepolisian di Ahmedabad mengatakan 269 jenazah telah dibawa ke rumah sakit utama. Pejabat tersebut, Vishakha Dabral, memperingatkan bahwa jumlah pasti korban dapat berubah setelah tes an DNA.
Petugas penyelamat di lokasi kecelakaan, serta dokter dan petugas keamanan, mengatakan bahwa sebanyak tiga lusin orang yang terjebak di jalur pesawat yang jatuh itu mungkin telah tewas.
6. Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel ditutup untuk operasi.
Maskapai Air India mengonfirmasi bahwa 241 orang—semuanya kecuali satu orang di pesawat—tewas, dan satu orang, seorang warga negara Inggris, selamat.
Sebuah klip video yang beredar di media India menunjukkan seorang pria dengan luka di wajahnya dan darah di kemeja putihnya tertatih-tatih menuju ambulans, mengatakan bahwa dia datang dari dalam pesawat.
Satu-satunya yang selamat dari kecelakaan itu kemudian diidentifikasi oleh saudaranya sebagai Viswash Kumar Ramesh.
"Dia turun dari pesawat dan melakukan panggilan video dengan ayah saya dan berkata, 'Pesawat kami jatuh — saya tidak tahu bagaimana saya bisa keluar, atau bagaimana saya selamat'," kata saudaranya, Nayan Ramesh, dalam sebuah wawancara.
Viswash Kumar Ramesh telah bepergian dengan pesawat itu bersama saudaranya yang lain, Ajay Ramesh. "Dia berkata, 'Saya tidak bisa melihat saudara saya—saya tidak bisa melihat penumpang lain'," kata Nayan Ramesh, mengutip saudaranya dalam panggilan video itu.
"Saya tidak tahu bagaimana saya bisa hidup," kata Nayan Ramesh, menirukan ucapan saudaranya.
Jet tersebut, Boeing 787-8 Dreamliner yang menuju Bandara Gatwick London, membawa 230 penumpang dan 12 awak pesawat saat jatuh pada pukul 13.38 siang waktu setempat, sekitar satu mil di barat daya Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel, di kota Ahmedabad.
Seorang pejabat senior kepolisian di Ahmedabad mengatakan 269 jenazah telah dibawa ke rumah sakit utama. Pejabat tersebut, Vishakha Dabral, memperingatkan bahwa jumlah pasti korban dapat berubah setelah tes an DNA.
Petugas penyelamat di lokasi kecelakaan, serta dokter dan petugas keamanan, mengatakan bahwa sebanyak tiga lusin orang yang terjebak di jalur pesawat yang jatuh itu mungkin telah tewas.
Lihat Juga :