3 Alasan Trump Menggunakan Militer untuk Menghadapi Demonstran
Selasa, 10 Juni 2025 - 10:55 WIB
Faktanya, mereka telah menolak hal-hal seperti itu di masa lalu. Pemerintah mungkin membuat pertaruhan besar atas toleransi rakyat Amerika terhadap respons federal yang keras.
Baca Juga: Aliansi Eropa - Yahudi di Ujung Tanduk
Jajak pendapat USA Today/Ipsos yang dilakukan seminggu kemudian menunjukkan 63% orang Amerika menentang penggunaan peluru karet dan gas air mata hari itu. Hal itu juga menunjukkan bahwa warga Amerika menentang pengerahan pasukan militer di negara bagian lain dengan selisih 10 poin, 51-41%.
Demikian pula jajak pendapat CNN yang dilakukan oleh SSRS pada saat itu mengajukan pertanyaan yang lebih luas – apakah pantas bagi seorang presiden untuk “mengerahkan militer AS sebagai tanggapan atas protes di Amerika Serikat.”
Warga Amerika mengatakan hal ini “tidak pantas” dengan selisih yang lebar, 60-36%.
Semua itu menunjukkan bahwa warga Amerika cenderung memandang tindakan tersebut dengan skeptis.
Baca Juga: Aliansi Eropa - Yahudi di Ujung Tanduk
2. Rakyat AS Tidak Simpati dengan Demonstran di Los Angeles
Dan meskipun rakyat Amerika mungkin tidak begitu bersimpati kepada para demonstran di Los Angeles yang terlibat dalam kekerasan atau kepada imigran gelap, survei terbaru menunjukkan bahwa mereka sering mengatakan Trump bertindak terlalu jauh dalam upayanya untuk mengatasi masalah tersebut.Jajak pendapat USA Today/Ipsos yang dilakukan seminggu kemudian menunjukkan 63% orang Amerika menentang penggunaan peluru karet dan gas air mata hari itu. Hal itu juga menunjukkan bahwa warga Amerika menentang pengerahan pasukan militer di negara bagian lain dengan selisih 10 poin, 51-41%.
Demikian pula jajak pendapat CNN yang dilakukan oleh SSRS pada saat itu mengajukan pertanyaan yang lebih luas – apakah pantas bagi seorang presiden untuk “mengerahkan militer AS sebagai tanggapan atas protes di Amerika Serikat.”
Warga Amerika mengatakan hal ini “tidak pantas” dengan selisih yang lebar, 60-36%.
Semua itu menunjukkan bahwa warga Amerika cenderung memandang tindakan tersebut dengan skeptis.
Lihat Juga :