Israel Larang Menteri Negara-negara Arab Berkunjung ke Palestina
Minggu, 01 Juni 2025 - 03:30 WIB
Delegasi tersebut, bagian dari komite menteri yang dibentuk pada pertemuan puncak Arab-Islam di Riyadh, juga tengah mempersiapkan konferensi perdamaian internasional yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juni di New York, yang dipimpin bersama oleh Arab Saudi dan Prancis. Konferensi tersebut diharapkan akan berfokus pada upaya menghidupkan kembali solusi dua negara.
Ahmed Majdalani, anggota Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina, mengatakan bahwa keputusan Israel untuk melarang menteri Arab berkunjung "tidak mengejutkan karena berasal dari negara fasis."
Ia mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Anadolu bahwa perintah pembungkaman tersebut "dilakukan sebagai bagian dari tekanan berkelanjutan terhadap Otoritas Palestina dan upaya untuk melemahkannya, yang disertai dengan blokade keuangan, fragmentasi Tepi Barat, dan intensifikasi pos-pos permukiman sebagai bagian dari rencana aneksasi de facto."
Sejak dimulainya serangan Israel di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023, setidaknya 972 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 7.000 orang terluka dalam serangan oleh tentara Israel dan pemukim ilegal di seluruh wilayah Tepi Barat yang diduduki, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Baca Juga: Golden Dome, Bukti Ketakutan AS pada Perang Dunia III
Ahmed Majdalani, anggota Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina, mengatakan bahwa keputusan Israel untuk melarang menteri Arab berkunjung "tidak mengejutkan karena berasal dari negara fasis."
Ia mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Anadolu bahwa perintah pembungkaman tersebut "dilakukan sebagai bagian dari tekanan berkelanjutan terhadap Otoritas Palestina dan upaya untuk melemahkannya, yang disertai dengan blokade keuangan, fragmentasi Tepi Barat, dan intensifikasi pos-pos permukiman sebagai bagian dari rencana aneksasi de facto."
Sejak dimulainya serangan Israel di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023, setidaknya 972 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 7.000 orang terluka dalam serangan oleh tentara Israel dan pemukim ilegal di seluruh wilayah Tepi Barat yang diduduki, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Baca Juga: Golden Dome, Bukti Ketakutan AS pada Perang Dunia III
Lihat Juga :