Pakistan Hancurkan Sistem Pertahanan S-400 Senilai Rp24,7 Triliun Milik India
Sabtu, 10 Mei 2025 - 17:31 WIB
Baca Juga: Menlu Pakistan: Kita Sudah Bersabar, Defensif dan Tidak Provokatif
Menurut media India, seorang pejabat administrasi senior India telah tewas di Rajouri dalam serangan yang sedang berlangsung. Selain itu, posisi senjata artileri India Dehrangyari telah dihancurkan, demikian pula situs penyimpanan BrahMos Nagrota di Kashmir yang dikuasai India dengan kerugian besar dilaporkan.
Media India telah mengakui bahwa Pakistan menargetkan 26 lokasi di India. Sementara itu, pesawat nirawak Pakistan dilaporkan telah mencapai New Delhi dan terbang di atas ibu kota India. Satu pesawat nirawak juga dikatakan telah menghantam kota Ferozepur di India.
S-400 adalah sistem rudal permukaan-ke-udara jarak jauh yang dapat bergerak dan mampu menargetkan pesawat, pesawat nirawak, rudal jelajah, dan rudal balistik pada jarak hingga 400 km dan mendeteksi ancaman hingga 600 km jauhnya.
Sistem ini terdiri dari tiga komponen utama: peluncur rudal, radar array bertahap yang kuat yang dapat melacak lebih dari 100 target secara bersamaan, dan pusat komando.
Menurut media India, seorang pejabat administrasi senior India telah tewas di Rajouri dalam serangan yang sedang berlangsung. Selain itu, posisi senjata artileri India Dehrangyari telah dihancurkan, demikian pula situs penyimpanan BrahMos Nagrota di Kashmir yang dikuasai India dengan kerugian besar dilaporkan.
Media India telah mengakui bahwa Pakistan menargetkan 26 lokasi di India. Sementara itu, pesawat nirawak Pakistan dilaporkan telah mencapai New Delhi dan terbang di atas ibu kota India. Satu pesawat nirawak juga dikatakan telah menghantam kota Ferozepur di India.
Apa itu sistem pertahanan udara S-400?
1. Terdapat 5 Skuadron S-400
India menandatangani kesepakatan senilai USD5,43 miliar dengan Rusia pada Oktober 2018 untuk mendapatkan lima unit (skuadron) sistem rudal pertahanan udara S-400 Triumf.S-400 adalah sistem rudal permukaan-ke-udara jarak jauh yang dapat bergerak dan mampu menargetkan pesawat, pesawat nirawak, rudal jelajah, dan rudal balistik pada jarak hingga 400 km dan mendeteksi ancaman hingga 600 km jauhnya.
Sistem ini terdiri dari tiga komponen utama: peluncur rudal, radar array bertahap yang kuat yang dapat melacak lebih dari 100 target secara bersamaan, dan pusat komando.
2. Mampu Menarget 36 Target
Melansir Samaa TV, sistem ini dapat menyerang beberapa target secara bersamaan (hingga 36 target dengan 72 rudal) dan mampu mencegat ancaman udara yang bergerak cepat termasuk rudal balistik jarak menengah.Lihat Juga :