Pertama Kali, India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel dalam Perang Melawan Pakistan

Jum'at, 09 Mei 2025 - 08:04 WIB
Secara khusus, drone ini dapat melacak dan melenyapkan target dalam area yang ditentukan; drone ini melakukannya dengan menemukan frekuensi dan kemudian menyerang dari hampir semua arah, baik dari profil penyelaman yang dangkal maupun curam.

HARPY beroperasi dalam misi serangan mendalam, siang atau malam hingga sembilan jam.

Tentang Sistem Rudal S-400 Rusia



Sistem pertahanan S-400 buatan Rusia, yang dijuluki oleh India sebagai "Sudharshan Chakra", dapat melacak rudal yang datang dari jarak 600 km dan dapat mencegat target ini dalam jarak 400 km.

India dan Rusia telah menandatangani kesepakatan senilai Rs 35.000 crore (Rp66,5 triliun) untuk lima skuadron S-400, yang tiga di antaranya telah dikirimkan dan dua lainnya diharapkan pada tahun 2026.

Ketiga sistem rudal S-400 yang telah dikirimkan telah dioperasikan oleh Angkatan Udara. Semuanya telah dikerahkan di sepanjang perbatasan Pakistan dan China.

Pengiriman dua skuadron terakhir telah terhambat oleh perang Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!