Dari Tanah Suci ke Tahta Suci, Siapa Kardinal Pizzaballa yang Disebut Kandidat Kuat Paus?

Selasa, 06 Mei 2025 - 14:05 WIB
Ia menambahkan, "Kunjungan ke kandang kuda, tempat saya disuruh mengambil susu, kegembiraan menunggang kereta kuda untuk membuat jerami, permainan pedesaan yang sederhana, dan sebagainya. Itu adalah dunia yang sederhana dan asli, dan kehidupan yang tenang dan bahagia. Hanya dengan berjalannya waktu saya menyadari bagaimana dunia itu akan memengaruhi saya dengan memberi saya gaya dan pengejaran ketenangan dan ketulusan."

Baca Juga: Dunia Sedang Tidak Baik-baik Saja, Kenapa Kecanduan Global pada Brand Mewah Terus Meningkat?

2. Lancar Bahasa Ibrani

Melansir Fox News, Presiden Israel Isaac Herzog telah mengenal Pizzaballa sejak pergantian abad baru pada tahun 2000 dan memuji "bahasa Ibrani yang lancar dan fasih" Pizzaballa.

Herzog sebelumnya mengatakan, "Ia adalah orang yang brilian. Ia adalah seorang pemimpin yang berpengetahuan luas dan sangat memahami kompleksitas wilayah kami dan memperoleh kepercayaan dari semua pihak terkait di Yordania, Wilayah Palestina, dan Israel. Mereka sangat menghormatinya. Namanya sudah ada sejak lama."

3. Meminta Israel Tak Membunuh Warga Tak Berdosa

Namun, Pizzabella menimbulkan pertikaian dengan pemerintah Israel ketika ia menandatangani pernyataan yang mendesak Israel untuk "menghindari pembunuhan orang-orang tak berdosa" dalam kampanyenya untuk menggulingkan Hamas, entitas teroris yang ditetapkan AS, di Gaza.

Dari perspektif Israel, pernyataan itu gagal mengecam pembantaian Hamas. Pizzaballa menarik kembali dukungannya terhadap pernyataan itu dan menyatakan pembantaian Hamas sebagai "kebiadaban yang tidak dapat diterima dan tidak dapat dipahami."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!