AS Pangkas Jumlah Jenderal Bintang 4 hingga 20 Persen, Ada Apa?
Selasa, 06 Mei 2025 - 11:49 WIB
Ada 38 perwira bintang empat—pangkat tertinggi yang biasanya dapat dicapai di militer AS—dan total 817 jenderal dan laksamana di pasukan tugas aktif per Maret 2025.
"Pengurangan ini ditujukan untuk menghapus struktur pasukan yang berlebihan untuk mengoptimalkan dan merampingkan kepemimpinan dengan mengurangi posisi jenderal dan perwira tinggi yang berlebih," bunyi memo tersebut, seperti dikutip dari AFP, Selasa (6/5/2025).
Hegseth kemudian mengunggah sebuah video di X tentang perubahan tersebut, yang dia sebut "lebih sedikit jenderal, lebih banyak prajurit."
Di dalam videonya, dia mengatakan bahwa meskipun ukuran militer secara keseluruhan jauh lebih besar selama Perang Dunia II, jumlah perwira tinggi pada saat itu lebih sedikit.
Hegseth mengatakan pemangkasan akan dilakukan dalam dua tahap, dimulai dengan pemangkasan untuk perwira bintang empat dan jenderal Garda Nasional, dan diikuti pemangkasan 10 persen untuk jumlah jenderal dan laksamana secara keseluruhan.
"Ini bukan latihan tebang-bakar yang dimaksudkan untuk menghukum perwira tinggi," katanya.
"Pengurangan ini ditujukan untuk menghapus struktur pasukan yang berlebihan untuk mengoptimalkan dan merampingkan kepemimpinan dengan mengurangi posisi jenderal dan perwira tinggi yang berlebih," bunyi memo tersebut, seperti dikutip dari AFP, Selasa (6/5/2025).
Hegseth kemudian mengunggah sebuah video di X tentang perubahan tersebut, yang dia sebut "lebih sedikit jenderal, lebih banyak prajurit."
Di dalam videonya, dia mengatakan bahwa meskipun ukuran militer secara keseluruhan jauh lebih besar selama Perang Dunia II, jumlah perwira tinggi pada saat itu lebih sedikit.
Hegseth mengatakan pemangkasan akan dilakukan dalam dua tahap, dimulai dengan pemangkasan untuk perwira bintang empat dan jenderal Garda Nasional, dan diikuti pemangkasan 10 persen untuk jumlah jenderal dan laksamana secara keseluruhan.
"Ini bukan latihan tebang-bakar yang dimaksudkan untuk menghukum perwira tinggi," katanya.
Lihat Juga :