Apakah Ukraina Memiliki Senjata Nuklir? Ini Riwayat Bom Atom yang Tak Pernah Meledak
Senin, 05 Mei 2025 - 12:59 WIB
Pada tahun 1994, Ukraina menandatangani Budapest Memorandum on Security Assurances, sebuah perjanjian yang menyatakan bahwa Ukraina akan menyerahkan seluruh senjata nuklir warisan Soviet ke Rusia dan bergabung dalam Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) sebagai negara non-nuklir.
Sebagai imbalannya, tiga kekuatan nuklir utama—Rusia, Amerika Serikat, dan Inggris—menjamin keamanan, kedaulatan, dan integritas wilayah Ukraina.
Antara 1994 hingga 1996, Ukraina memindahkan semua hulu ledak nuklirnya ke Rusia untuk dibongkar.
Pada 2001, situs-situs peluncuran rudal balistik di Ukraina telah ditutup secara permanen, banyak di antaranya dihancurkan di bawah pengawasan internasional.
Secara teknis, Ukraina memiliki kapasitas ilmiah dan industri yang cukup untuk membangun kembali program nuklirnya. Negara ini mewarisi banyak ilmuwan, insinyur, dan fasilitas teknologi tinggi dari era Soviet, termasuk yang berhubungan dengan teknologi nuklir.
Namun ada tiga kendala besar. Pertama, kendala politik internasional, di mana mengembangkan kembali senjata nuklir akan melanggar NPT dan membuat Ukraina menjadi negara paria dalam tatanan dunia.
Kendala kedua adalah infrastruktur telah rusak atau dibongkar. Sejak meneken Budapest Memorandum 1994, banyak fasilitas peluncuran dan penyimpanan senjata nuklirnya telah dihancurkan atau dialihfungsikan.
Kendala ketiga adalah sanksi ekonomi dan isolasi. Mengembangkan senjata nuklir akan mengundang sanksi keras dari dunia internasional, termasuk sekutu utama Ukraina seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa.
Sebagai imbalannya, tiga kekuatan nuklir utama—Rusia, Amerika Serikat, dan Inggris—menjamin keamanan, kedaulatan, dan integritas wilayah Ukraina.
Antara 1994 hingga 1996, Ukraina memindahkan semua hulu ledak nuklirnya ke Rusia untuk dibongkar.
Pada 2001, situs-situs peluncuran rudal balistik di Ukraina telah ditutup secara permanen, banyak di antaranya dihancurkan di bawah pengawasan internasional.
Apakah Ukraina Masih Bisa Membangun Kembali Senjata Nuklirnya?
Secara teknis, Ukraina memiliki kapasitas ilmiah dan industri yang cukup untuk membangun kembali program nuklirnya. Negara ini mewarisi banyak ilmuwan, insinyur, dan fasilitas teknologi tinggi dari era Soviet, termasuk yang berhubungan dengan teknologi nuklir.
Namun ada tiga kendala besar. Pertama, kendala politik internasional, di mana mengembangkan kembali senjata nuklir akan melanggar NPT dan membuat Ukraina menjadi negara paria dalam tatanan dunia.
Kendala kedua adalah infrastruktur telah rusak atau dibongkar. Sejak meneken Budapest Memorandum 1994, banyak fasilitas peluncuran dan penyimpanan senjata nuklirnya telah dihancurkan atau dialihfungsikan.
Kendala ketiga adalah sanksi ekonomi dan isolasi. Mengembangkan senjata nuklir akan mengundang sanksi keras dari dunia internasional, termasuk sekutu utama Ukraina seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa.
Ukraina Menyesal Telah Menyerahkan Senjata Nuklir
Lihat Juga :