Hanya Jadi Boneka, PM Yaman Ahmed bin Mubarak Pilih Mundur
Minggu, 04 Mei 2025 - 15:05 WIB
Mubarak menjelaskan bahwa ia telah menghadapi banyak tantangan selama masa jabatannya, “terutama ditolaknya kemampuan untuk menjalankan kewenangan konstitusional saya dalam membuat keputusan yang diperlukan untuk mereformasi beberapa lembaga negara, serta dicegahnya melaksanakan perombakan kabinet yang telah tertunda.”
Meskipun ada kendala, ia mengatakan pemerintahannya mencapai kemajuan signifikan dalam waktu singkat, terutama dalam reformasi keuangan dan administrasi serta dalam memerangi korupsi.
Baca Juga: Ancaman Perang Nuklir Pakistan Vs India
Ia juga menekankan komitmennya untuk mendukung “perjuangan untuk memulihkan negara dan mengalahkan kudeta Houthi.”
“Demi menjaga persatuan semua komponen negara Yaman,” tulis Mubarak dalam surat pengunduran dirinya, “dengan ini saya mengajukan pengunduran diri saya dari jabatan perdana menteri.”
Meskipun ada kendala, ia mengatakan pemerintahannya mencapai kemajuan signifikan dalam waktu singkat, terutama dalam reformasi keuangan dan administrasi serta dalam memerangi korupsi.
Baca Juga: Ancaman Perang Nuklir Pakistan Vs India
Ia juga menekankan komitmennya untuk mendukung “perjuangan untuk memulihkan negara dan mengalahkan kudeta Houthi.”
“Demi menjaga persatuan semua komponen negara Yaman,” tulis Mubarak dalam surat pengunduran dirinya, “dengan ini saya mengajukan pengunduran diri saya dari jabatan perdana menteri.”
Lihat Juga :