Meski Digaji Rp37 Juta, Tentara Israel Mengaku Dieksploitasi dan Risikonya Sangat Berat

Senin, 28 April 2025 - 21:50 WIB
Sersan S., seorang veteran selama 14 bulan di unit lapis baja, mengungkapkan perasaan frustrasinya, dengan menyatakan: "Jika saya pergi, siapa yang akan menggantikan saya? Tidak seorang pun. Kami terjebak."

Selain itu, prajurit menyatakan ketidakpuasan dengan pengecualian penuh yang terus berlanjut bagi Haredim (Yahudi ultra-Ortodoks) dari dinas militer, menganggapnya sebagai "ketidakadilan yang serius", yang telah meningkatkan perasaan diskriminasi dan mengikis kepercayaan terhadap negara.

Perwira senior mengonfirmasi bahwa keputusan untuk memperpanjang dinas telah menyebabkan kerugian yang signifikan terhadap semangat tempur dan kemauan angkatan darat untuk terus bertugas, khususnya di unit-unit tempur.

Seorang perwira menjelaskan bahwa arahan tersebut diterapkan secara tidak adil di seluruh unit, yang menyebabkan frustrasi yang mendalam di antara para prajurit.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!