Siapakah Kardinal Kevin Farrell? Pemimpin Sementara Vatikan usai Paus Fransiskus Meninggal
Selasa, 22 April 2025 - 08:45 WIB
Farrell (77) menjabat sebagai uskup Keuskupan Katolik Dallas dari tahun 2007 hingga 2016.
Dia telah ditahbiskan sebagai pendeta sejak tahun 1978. Dia lahir di Dublin, Irlandia, dan pernah tinggal di Meksiko, Roma, dan Amerika Serikat.
Farrell ditunjuk untuk menjabat sebagai presiden Komisi Urusan Rahasia pada tahun 2020. Tiga tahun kemudian, dia juga diangkat sebagai presiden Mahkamah Agung Negara Kota Vatikan.
Selama masa jabatannya sebagai Paus, Paus Fransiskus menyebabkan kehebohan di dalam Gereja Katolik, termasuk ketika dia mengizinkan pendeta untuk memberkati pasangan sesama jenis selama mereka tidak mendukung pernikahan sesama jenis.
Paus Fransiskus dipandang sebagai pemimpin progresif di Gereja Katolik, dan selama masa jabatannya, dia menyampaikan sugesti bahwa bahkan kaum ateis pun dapat masuk surga.
Farrell mengatakan dalam konferensi pers pada tahun 2021 setelah Kongregasi Doktrin Iman (CDF) memutuskan bahwa gereja tidak memiliki kewenangan untuk memberkati pernikahan sesama jenis.
"Sangat penting dan sangat penting bagi kita untuk selalu membuka tangan untuk menerima dan mendampingi semua orang dalam berbagai tahap kehidupan dan situasi kehidupan mereka," katanya.
Dia telah ditahbiskan sebagai pendeta sejak tahun 1978. Dia lahir di Dublin, Irlandia, dan pernah tinggal di Meksiko, Roma, dan Amerika Serikat.
Farrell ditunjuk untuk menjabat sebagai presiden Komisi Urusan Rahasia pada tahun 2020. Tiga tahun kemudian, dia juga diangkat sebagai presiden Mahkamah Agung Negara Kota Vatikan.
Selama masa jabatannya sebagai Paus, Paus Fransiskus menyebabkan kehebohan di dalam Gereja Katolik, termasuk ketika dia mengizinkan pendeta untuk memberkati pasangan sesama jenis selama mereka tidak mendukung pernikahan sesama jenis.
Paus Fransiskus dipandang sebagai pemimpin progresif di Gereja Katolik, dan selama masa jabatannya, dia menyampaikan sugesti bahwa bahkan kaum ateis pun dapat masuk surga.
Farrell mengatakan dalam konferensi pers pada tahun 2021 setelah Kongregasi Doktrin Iman (CDF) memutuskan bahwa gereja tidak memiliki kewenangan untuk memberkati pernikahan sesama jenis.
"Sangat penting dan sangat penting bagi kita untuk selalu membuka tangan untuk menerima dan mendampingi semua orang dalam berbagai tahap kehidupan dan situasi kehidupan mereka," katanya.
Lihat Juga :