Siapakah Kardinal Kevin Farrell? Pemimpin Sementara Vatikan usai Paus Fransiskus Meninggal
Selasa, 22 April 2025 - 08:45 WIB
"Ketika Gereja berbicara tentang pernikahan, Gereja berbicara tentang pernikahan sakramental. Gereja tidak berbicara tentang ikatan sipil. Pemberkatan adalah sesuatu yang sakramental, yang terkait dengan sakramen pernikahan. Itu tidak berarti bahwa mereka yang hanya menikah di Gereja menerima manfaat dari pemeliharaan pastoral Gereja," paparnya saat itu.
Farrell juga berbicara tentang Paus Fransiskus dalam sebuah wawancara dengan Vatican News pada tahun 2023. "Paus Fransiskus selalu berbicara tentang Yesus Kristus. Bagi saya, keunikan Paus Fransiskus adalah dia berhubungan dengan umat dan, ketika menjadi Paus Fransiskus, dia ingin mengajarkan kita bagaimana mempraktikkan apa yang kita pelajari dari doktrin Yohanes Paulus II dan dari penekanan Benediktus pada teologi perjumpaan dengan Yesus Kristus," paparnya.
Dia menambahkan: "Apa yang dilakukan Paus Fransiskus adalah menunjukkan kepada kita bagaimana mempraktikkannya setiap hari...Bahkan, saya dapat memberi tahu Anda dari pengalaman pribadi, tidak ada yang lebih membahagiakan dan menyenangkan bagi Paus Fransiskus selain berada di alun-alun itu dan bertemu orang-orang atau berkumpul dengan orang-orang. Dia mengajarkan kita cara hidup. Dia mengajarkan Gereja dengan cara khusus untuk melibatkan kaum awam dan terlibat dengan dunia saat ini. Kita tidak dapat hidup terpisah dari dunia."
Para kardinal akan bertemu di Kapel Sistina di Kota Vatikan untuk mengadakan konklaf, proses pemilihan untuk memilih paus baru.
Sekitar 120 kardinal akan memberikan suara secara rahasia untuk kandidat mereka. Proses ini secara historis sangat rahasia, dan para kandidat tidak berkampanye secara terbuka untuk posisi tersebut.
Pemungutan suara berlanjut hingga seorang kandidat memperoleh mayoritas dua pertiga. Jika mayoritas dua pertiga tidak diperoleh, putaran pemungutan suara lainnya diadakan. Dapat ada hingga empat putaran setiap hari.
Farrell juga berbicara tentang Paus Fransiskus dalam sebuah wawancara dengan Vatican News pada tahun 2023. "Paus Fransiskus selalu berbicara tentang Yesus Kristus. Bagi saya, keunikan Paus Fransiskus adalah dia berhubungan dengan umat dan, ketika menjadi Paus Fransiskus, dia ingin mengajarkan kita bagaimana mempraktikkan apa yang kita pelajari dari doktrin Yohanes Paulus II dan dari penekanan Benediktus pada teologi perjumpaan dengan Yesus Kristus," paparnya.
Dia menambahkan: "Apa yang dilakukan Paus Fransiskus adalah menunjukkan kepada kita bagaimana mempraktikkannya setiap hari...Bahkan, saya dapat memberi tahu Anda dari pengalaman pribadi, tidak ada yang lebih membahagiakan dan menyenangkan bagi Paus Fransiskus selain berada di alun-alun itu dan bertemu orang-orang atau berkumpul dengan orang-orang. Dia mengajarkan kita cara hidup. Dia mengajarkan Gereja dengan cara khusus untuk melibatkan kaum awam dan terlibat dengan dunia saat ini. Kita tidak dapat hidup terpisah dari dunia."
Apa yang Terjadi Sepeninggal Paus Fransiskus?
Para kardinal akan bertemu di Kapel Sistina di Kota Vatikan untuk mengadakan konklaf, proses pemilihan untuk memilih paus baru.
Sekitar 120 kardinal akan memberikan suara secara rahasia untuk kandidat mereka. Proses ini secara historis sangat rahasia, dan para kandidat tidak berkampanye secara terbuka untuk posisi tersebut.
Pemungutan suara berlanjut hingga seorang kandidat memperoleh mayoritas dua pertiga. Jika mayoritas dua pertiga tidak diperoleh, putaran pemungutan suara lainnya diadakan. Dapat ada hingga empat putaran setiap hari.
(mas)
Lihat Juga :