Uni Eropa Tegaskan Barat Tidak Ada Lagi, AS Bukan Mitra Terpenting
Kamis, 17 April 2025 - 21:00 WIB
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Foto/anadolu
BRUSSEL - Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menegaskan ide tradisional tentang Barat yang bersatu adalah sesuatu dari masa lalu.
Dia mengindikasikan Uni Eropa (UE) tidak lagi melihat Amerika Serikat (AS) sebagai mitra dagang terpentingnya, setelah tarif besar-besaran yang diberlakukan Presiden Donald Trump.
Dalam wawancara dengan surat kabar Jerman Die Zeit yang diterbitkan Selasa (15/4/2025), von der Leyen menunjuk pada lanskap geopolitik yang berubah sebagai alasan menjelajahi pasar baru di luar AS.
“Barat seperti yang kita tahu tidak ada lagi,” tegas dia. “Dunia telah menjadi bola dunia juga secara geopolitik, dan saat ini jaringan persahabatan kita menjangkau seluruh dunia, seperti yang dapat Anda lihat dalam perdebatan tentang tarif.”
Dia mengindikasikan Uni Eropa (UE) tidak lagi melihat Amerika Serikat (AS) sebagai mitra dagang terpentingnya, setelah tarif besar-besaran yang diberlakukan Presiden Donald Trump.
Dalam wawancara dengan surat kabar Jerman Die Zeit yang diterbitkan Selasa (15/4/2025), von der Leyen menunjuk pada lanskap geopolitik yang berubah sebagai alasan menjelajahi pasar baru di luar AS.
“Barat seperti yang kita tahu tidak ada lagi,” tegas dia. “Dunia telah menjadi bola dunia juga secara geopolitik, dan saat ini jaringan persahabatan kita menjangkau seluruh dunia, seperti yang dapat Anda lihat dalam perdebatan tentang tarif.”
Lihat Juga :