Pasukan Elite Israel Brigade Golani Tandatangani Petisi Minta Perang Gaza Diakhiri
Selasa, 15 April 2025 - 16:20 WIB
Sekitar 500 pengusaha, investor, dan pekerja dari sektor teknologi tinggi Israel, serta 2.000 dokter militer Israel, dan lebih dari 6.000 akademisi dan pejabat pendidikan juga menulis surat serupa.
Petisi lainnya ditandatangani oleh ratusan veteran dari badan mata-mata Mossad dan Shin Bet Israel, bersama dengan lebih dari 1.500 veteran dari unit infanteri militer Israel, pasukan terjun payung, dan pasukan khusus.
Israel melancarkan operasi pengeboman mematikan di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023, setelah kelompok perlawanan Hamas melakukan operasi bersejarah terhadap entitas perampas kekuasaan sebagai balasan atas kekejamannya yang meningkat terhadap rakyat Palestina.
Dalam operasinya, Hamas menawan 251 warga Israel, 58 di antaranya kini masih berada di Gaza, termasuk jenazah sedikitnya 34 orang yang dipastikan tewas oleh militer pendudukan. Beberapa tawanan telah tewas dalam serangan rezim di wilayah yang terkepung itu.
Setelah satu setengah tahun perang, rezim Tel Aviv gagal mencapai tujuan yang dideklarasikannya untuk melenyapkan Hamas dan membebaskan tawanan, meskipun telah membunuh sedikitnya 50.983 warga Palestina, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak.
Petisi lainnya ditandatangani oleh ratusan veteran dari badan mata-mata Mossad dan Shin Bet Israel, bersama dengan lebih dari 1.500 veteran dari unit infanteri militer Israel, pasukan terjun payung, dan pasukan khusus.
Israel melancarkan operasi pengeboman mematikan di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023, setelah kelompok perlawanan Hamas melakukan operasi bersejarah terhadap entitas perampas kekuasaan sebagai balasan atas kekejamannya yang meningkat terhadap rakyat Palestina.
Dalam operasinya, Hamas menawan 251 warga Israel, 58 di antaranya kini masih berada di Gaza, termasuk jenazah sedikitnya 34 orang yang dipastikan tewas oleh militer pendudukan. Beberapa tawanan telah tewas dalam serangan rezim di wilayah yang terkepung itu.
Setelah satu setengah tahun perang, rezim Tel Aviv gagal mencapai tujuan yang dideklarasikannya untuk melenyapkan Hamas dan membebaskan tawanan, meskipun telah membunuh sedikitnya 50.983 warga Palestina, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak.
(ahm)
Lihat Juga :