Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina

Senin, 07 April 2025 - 06:41 WIB
Kedua belah pihak sejak itu menuduh pihak lain berulang kali melanggar perjanjian untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi.

Ukraina juga menuduh Rusia secara sengaja menargetkan warga sipil dalam serangan besar selama seminggu terakhir.

Pada hari Jumat, serangan rudal balistik dan drone Rusia di kota Kryvyi Rih—kota kelahiran Zelensky—menewaskan 19 orang, termasuk sembilan anak-anak.

"Ya, perang harus berakhir," tulis Zelensky dalam pernyataan pada Sabtu pagi.

"Namun untuk mengakhirinya, kita tidak boleh takut untuk mengatakan apa adanya. Kita tidak boleh takut untuk menekan satu-satunya pihak yang melanjutkan perang ini dan mengabaikan semua usulan dunia untuk mengakhirinya,” imbuh dia.

"Kita harus menekan Rusia, yang memilih untuk membunuh anak-anak alih-alih gencatan senjata. Kita harus memberlakukan sanksi tambahan terhadap mereka yang tidak dapat hidup tanpa serangan balistik terhadap orang-orang tetangga. Kita harus melakukan segala yang mungkin untuk menyelamatkan nyawa,” paparnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!