Brigade Al-Qassam Gelar Operasi Pertama, Israel Bunuh 1.000 Orang Sejak Perang Kembali Pecah

Selasa, 01 April 2025 - 08:28 WIB
Puluhan warga Palestina tewas dan terluka di seluruh Gaza pada hari kedua Idul Fitri akibat pemboman Israel.

Pada saat yang sama, militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi bagi penduduk Rafah dan daerah lain di Gaza selatan, dengan peringatan akan adanya serangan yang akan segera terjadi.

Koresponden Al Jazeera mengonfirmasi serangan udara Israel terhadap pertemuan warga sipil di sebelah timur kota Jabaliya, di Gaza utara, mengakibatkan dua orang tewas dan banyak orang terluka.

Serangan lain menargetkan tenda yang menampung orang-orang terlantar di daerah Al-Mawasi, utara Khan Yunis, menewaskan dua orang dan melukai yang lainnya.

Dua anak juga tewas dalam serangan udara terhadap satu rumah di pusat Khan Yunis. Sepanjang malam hingga pagi, pesawat tempur Israel menargetkan tiga rumah berpenghuni di Khan Yunis, menewaskan 10 warga Palestina dan melukai puluhan lainnya, menurut sumber medis dan keterangan saksi mata yang dibagikan kepada Anadolu Agency.

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan 1.001 orang telah tewas di Jalur Gaza sejak serangan Israel dilanjutkan pada 18 Maret.

Dalam 48 jam terakhir, 80 orang tewas lagi, sehingga jumlah total korban di Gaza sejak 7 Oktober 2023 menjadi 50.357.

Kantor Media Pemerintah di Gaza menyatakan 1.402 personel medis telah dibunuh oleh pasukan Israel selama serangan yang sedang berlangsung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!