Ditinggal AS dan Eropa, Presiden Ukraina Memiliki Misi Rahasia ke China dan Brasil

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:49 WIB
Di China, D’Alema dilaporkan bertemu dengan salah satu pejabat tinggi kebijakan luar negeri Partai Komunis, dan membahas gagasan pasukan penjaga perdamaian internasional untuk Ukraina.

Baca Juga: Perang Houti Berkobar di Bulan Suci

Di akhir pertemuan, pejabat China tersebut dikatakan telah berkomentar: “Anda tahu, Anda adalah orang Eropa pertama yang datang untuk berbicara kepada kami tentang hal ini. Yang lain hanya meminta kami untuk tidak mendukung Rusia.”

Mantan perdana menteri tersebut juga mengkritik UE karena memicu apa yang ia gambarkan sebagai harapan yang tidak realistis tentang konflik tersebut.

“Eropa tidak melakukan apa pun selain mengulangi bahwa Rusia dapat dikalahkan, padahal jelas bagi semua orang bahwa perang tidak dapat dimenangkan oleh siapa pun,” katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!