Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Jum'at, 04 September 2020 - 22:01 WIB
“Apa yang pejabat AS deklarasikan itu tuduhan untuk menutupi keterlibatan pemerintahan Trump dengan pendudukan dan untuk menyangkal penegakan keputusan yang sah secara internasional,” kata Bassem Al-Salihi.
“Haruskah kepemimpinan Palestina menerima traktat ini, itu tidak akan bertujuan memimpin rakyatnya, bukan sebaliknya,” ungkap Salihi. (Baca Juga: Menlu Retno: RI Tidak Akan Jadi Basis Militer Negara Manapun!)
Dia menyatakan, “Deklarasi itu menunjukkan niat AS untuk memberikan lebih banyak tekanan dan menghasut melawan kepemimpinan Palestina.” (Baca Infografis: Kolaborasi MiG-Sukhoi, Siap Hadirkan Jet Tempur Gen Ke-6 Rusia)
“Pernyataan Kushner itu upaya mengacaukan situasi dan menghasut perlawanan pada kepemimpinan Palestina,” kata Sekretaris Jenderal Front Pembebasan Arab Wasel Abu Yousef. (Lihat Video: Orangtua Lalai, Bocah 2 Tahun Tewas di Dalam Ember)
“Haruskah kepemimpinan Palestina menerima traktat ini, itu tidak akan bertujuan memimpin rakyatnya, bukan sebaliknya,” ungkap Salihi. (Baca Juga: Menlu Retno: RI Tidak Akan Jadi Basis Militer Negara Manapun!)
Dia menyatakan, “Deklarasi itu menunjukkan niat AS untuk memberikan lebih banyak tekanan dan menghasut melawan kepemimpinan Palestina.” (Baca Infografis: Kolaborasi MiG-Sukhoi, Siap Hadirkan Jet Tempur Gen Ke-6 Rusia)
“Pernyataan Kushner itu upaya mengacaukan situasi dan menghasut perlawanan pada kepemimpinan Palestina,” kata Sekretaris Jenderal Front Pembebasan Arab Wasel Abu Yousef. (Lihat Video: Orangtua Lalai, Bocah 2 Tahun Tewas di Dalam Ember)
(sya)
Lihat Juga :