Israel Gelar Operasi Darat Terbatas di Gaza Tengah, Maju di Netzarim

Kamis, 20 Maret 2025 - 14:32 WIB
Sumber medis mengatakan kepada Al Jazeera bahwa sejak fajar kemarin, serangan udara Israel telah menewaskan 451 warga Palestina.

Seorang koresponden Al Jazeera melaporkan empat warga sipil, termasuk seorang anak, tewas oleh tembakan pesawat nirawak Israel di Al-Mawasi, barat laut Khan Yunis.

Dalam serangan lain, satu kendaraan sipil diserang di daerah Musabah, utara Rafah, menewaskan enam orang.

Selain itu, dua warga Palestina tewas dan lainnya terluka dalam serangan udara di Beit Hanoun di Gaza utara.

Israel mengatakan pihaknya melanjutkan operasi militer di Gaza untuk meningkatkan tekanan pada Hamas terkait negosiasi tahanan.

Ini terjadi setelah pemerintah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak melanjutkan fase kedua perjanjian gencatan senjata.

Sejak akhir Oktober 2023, hingga gencatan senjata berlaku, Israel melakukan kampanye militer yang ekstensif, termasuk invasi darat ke Jalur Gaza yang terkepung dan hancur.

Baca juga: Kenapa Israel Sering Melanggar Perjanjian Gencatan Senjata di Gaza?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!