3 Tanda Kehancuran NATO di Depan Mata, Salah Satunya Potensi Penarikan Diri Anggota Kunci

Selasa, 11 Maret 2025 - 16:26 WIB
Terkait alasannya, kontribusi AS pada NATO dinilai tersebut terlalu besar jika dibandingkan anggota lainnya. Hal tersebut dianggap tak adil dan terlalu membebani keuangan negara.

Apabila anggota utama seperti Amerika Serikat memutuskan keluar atau setidaknya mengurangi kontribusi militernya secara drastis, NATO bisa saja kehilangan efektivitasnya. Di kemudian hari, kondisi tersebut juga dapat membawa aliansi menuju jurang kehancuran.

3. Perbedaan Pandangan Strategis di Antara Anggota



Meski sudah bersama sejak lama, tak menutup kemungkinan sesekali terjadi perselisihan di antara anggota NATO. Misalnya, perbedaan pandangan dalam menghadapi ancaman konflik Rusia-Ukraina.

Melansir Euractiv, NATO sejak beberapa tahun lalu mantap mendukung perjuangan Ukraina yang diinvasi Rusia. Mereka juga menjanjikan Kiev akan menjadi anggota aliansi suatu hari nanti.

Namun, memasuki tahun ketiga invasi yang masih berlanjut, para anggota NATO mulai terpecah sikap soal Ukraina. Amerika Serikat setelah kembalinya Donald Trump bahkan telah menangguhkan bantuannya ke Kiev dengan berbagai pertimbangan.

Di sisi lain, AS belakangan juga disebutkan lebih terbuka dengan Rusia. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran di kalangan anggota NATO lainnya karena bisa saja Washington akan beralih haluan dan kehilangan prinsipnya sebagai anggota aliansi.

Itulah beberapa tanda kehancuran NATO yang sudah di depan mata.

Baca juga: AS Minta Ukraina Relakan Wilayah yang Direbut Rusia selama Perang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!