Ogah Diakali Lagi, Donald Trump Tolak Bela Beberapa Sekutu NATO

Jum'at, 07 Maret 2025 - 15:20 WIB
Ketika ditanya apakah Trump bermaksud menjadikan kebijakan resmi AS tersebut, Trump menyebutnya sebagai "pendekatan yang masuk akal", dan dia menyatakan skeptis bahwa sekutu NATO lainnya akan membela AS jika diserang.

"Saya pikir itu masuk akal. Jika mereka tidak membayar, saya tidak akan membela mereka," kata Trump.

"Saya mendapat banyak kecaman ketika mengatakan itu. Anda berkata, 'Oh, dia melanggar NATO'. Dan Anda tahu, masalah terbesar yang saya hadapi dengan NATO...Saya kenal mereka dengan sangat baik. Mereka adalah teman-teman saya, tetapi jika Amerika Serikat dalam masalah, dan kami menghubungi mereka, kami berkata, 'Kami punya masalah. Prancis, kami punya masalah'. Ada beberapa orang lain, saya tidak akan sebutkan. Apakah menurut Anda mereka akan datang dan melindungi kami? Mereka seharusnya datang. Saya tidak begitu yakin," papar Trump

Ketika ditanya mengapa AS tetap berada dalam aliansi tersebut, Trump mengatakan bahwa dia memandang NATO sebagai "berpotensi baik" tetapi "sangat tidak adil".

Komentar tersebut menggemakan pernyataan serupa yang dibuat Trump di jalur kampanye tahun lalu, yang menjadi bahan serangan Partai Demokrat.

Calon Trump untuk duta besar NATO, Matthew Whitaker, mengatakan kepada Senator pada sidang konfirmasi minggu ini bahwa komitmen AS terhadap aliansi itu akan "sangat kuat".

Trump telah lama mendorong sekutu NATO untuk membelanjakan lebih banyak uang untuk pertahanan, dengan alasan AS menanggung beban yang lebih berat daripada anggota lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!