Bank Ini Nyaris Transfer Rp1.334.252.359.424.698.400 ke Rekening Nasabah
Senin, 03 Maret 2025 - 13:08 WIB
Bank investasi tersebut sebelumnya mendapati dirinya berada di pusat 10 insiden "hampir terjadi" pada tahun 2024 di mana ia secara keliru menyetujui transaksi senilai USD1 miliar atau lebih.
Angka tersebut menandai penurunan dari total 13 insiden serupa pada tahun 2023.
Citigroup mengatakan insiden "hampir terjadi" tersebut menyoroti perlunya memperkuat pengendalian risikonya sendiri dan mengotomatiskan lebih banyak prosesnya, sejalan dengan rencana yang ditetapkan oleh Jane Fraser, kepala eksekutifnya, pada tahun 2022.
Citigrup sebelumnya didenda USD400 juta oleh Office of the Comptroller of the Currency AS, yang mengatur bank-bank terkemuka Amerika, atas pengendalian risiko bank yang buruk.
Hal ini terjadi setelah Citigroup secara tidak sengaja mentransfer USD900 juta ke perusahaan kosmetik Revlon, dalam sebuah kesalahan yang kemudian menyebabkan pertarungan hukum yang berlarut-larut.
Pembayaran Citigroup yang keliru kepada Revlon juga menyebabkan pemecatan mantan kepala eksekutif bank tersebut, Michael Corbat.
Fraser mengatakan bahwa memperbaiki pengendalian risiko Citigroup merupakan "prioritas utama."
Angka tersebut menandai penurunan dari total 13 insiden serupa pada tahun 2023.
Citigroup mengatakan insiden "hampir terjadi" tersebut menyoroti perlunya memperkuat pengendalian risikonya sendiri dan mengotomatiskan lebih banyak prosesnya, sejalan dengan rencana yang ditetapkan oleh Jane Fraser, kepala eksekutifnya, pada tahun 2022.
Citigrup sebelumnya didenda USD400 juta oleh Office of the Comptroller of the Currency AS, yang mengatur bank-bank terkemuka Amerika, atas pengendalian risiko bank yang buruk.
Hal ini terjadi setelah Citigroup secara tidak sengaja mentransfer USD900 juta ke perusahaan kosmetik Revlon, dalam sebuah kesalahan yang kemudian menyebabkan pertarungan hukum yang berlarut-larut.
Pembayaran Citigroup yang keliru kepada Revlon juga menyebabkan pemecatan mantan kepala eksekutif bank tersebut, Michael Corbat.
Fraser mengatakan bahwa memperbaiki pengendalian risiko Citigroup merupakan "prioritas utama."
(mas)
Lihat Juga :