Apa Itu Lev Tahor? Sekte Sesat Yahudi yang Melakukan Pelecehan Sekual terhadap Anak-anak

Minggu, 02 Februari 2025 - 15:30 WIB

4. Membatasi Pergerakan Anggotanya

Sekte ini memberlakukan kontrol ketat terhadap anggotanya, membatasi pendidikan mereka, interaksi dengan orang luar, dan bahkan mengatur pernikahan, beberapa melibatkan anak di bawah umur.

Banyak mantan anggota menggambarkan kelompok tersebut sebagai kelompok yang sangat manipulatif, sehingga sulit bagi orang untuk meninggalkannya.

Laporan telah muncul tentang anak-anak yang diperdagangkan lintas batas untuk pernikahan ilegal, sementara beberapa pemimpin kelompok tersebut telah ditangkap atau diselidiki atas kejahatan mulai dari membahayakan anak hingga perdagangan seks.

5. Berpindah dari Kanada ke Guetemala

Lev Tahor telah berulang kali berpindah lokasi untuk menghindari pengawasan hukum, berpindah dari Kanada ke Guatemala, lalu Meksiko, dan seterusnya.

Pada tahun 2022, otoritas Meksiko menyerbu kamp Lev Tahor di Chiapas, dekat perbatasan Guatemala, menyelamatkan anak-anak dan remaja dari kondisi pelecehan.

6. Dijauhi Komunitas Yahudi

Komunitas Yahudi Guatemala telah menjauhkan diri dari Lev Tahor, dengan menyatakan bahwa sekte tersebut tidak terhubung dengan organisasinya. Dalam sebuah pernyataan, mereka menyatakan dukungan bagi otoritas Guatemala dalam menyelidiki kelompok tersebut "untuk melindungi kehidupan dan integritas anak di bawah umur dan kelompok rentan lainnya yang mungkin berisiko."

Organisasi tersebut juga meminta "pemerintah dan korps diplomatik negara-negara yang kewarganegaraannya menjadi anggota Lev Tahor untuk bergabung guna melindungi mereka yang hak-haknya mungkin dilanggar."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!