Awas! Kurma Israel Diduga Dijual di Pasar Dunia dengan Label Berbeda

Jum'at, 20 Februari 2026 - 16:31 WIB
loading...
Awas! Kurma Israel Diduga...
Otoritas Palestina memperingatkan kurma yang diproduksi di lahan yang disita di Jericho, Tepi Barat, dipasarkan sebagai produk lokal, dan mendesak konsumen memeriksa barcode dengan cermat saat membeli kurma, pada 17 Februari 2026. Foto/Hisham K. K. Abu Sh
A A A
TEL AVIV - Sebagian besar kurma yang ditawarkan untuk dijual di Eropa diduga memasuki pasar melalui negara ketiga sambil menyembunyikan asal sebenarnya. Ekspansi pesat perdagangan kurma global dan kompleksitas rantai pasokan telah memicu perdebatan tentang ketertelusuran dan transparansi pelabelan.

Israel, yang saat ini menghadapi kampanye boikot khususnya di dunia Muslim, dilaporkan telah mengadopsi strategi pelabelan untuk mengurangi dampak boikot konsumen di Eropa.

Pasar kurma global, yang bernilai USD32,7 miliar pada tahun 2025, diproyeksikan tumbuh menjadi USD34,5 miliar pada tahun 2026, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 6,14%. Pasar diperkirakan akan mencapai USD55,58 miliar pada tahun 2034.

Kawasan Timur Tengah dan Afrika mempertahankan posisi dominan, dengan kapasitas panen tahunan melebihi sembilan juta ton. Kawasan ini menyumbang 85,28% dari pasar global pada tahun 2025. Ukuran pasarnya meningkat dari USD27,89 miliar pada tahun 2025 menjadi USD29,43 miliar pada tahun 2026.

Produsen dan konsumen utama di kawasan ini meliputi Tunisia, Iran, Israel, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Irak, dan Mesir.

Mesir menduduki peringkat sebagai produsen terkemuka dunia, melebihi 1,7 juta ton per tahun. Arab Saudi menyusul dengan lebih dari 1,5 juta ton, Iran dengan lebih dari 1,3 juta ton, dan Aljazair dengan lebih dari 1,1 juta ton.

Meskipun Israel tertinggal dari Mesir dan Arab Saudi dalam volume produksi keseluruhan, Israel tetap menjadi pemain penting dalam ekspor kurma bernilai tambah tinggi, khususnya varietas Medjool premium.

Namun, perbedaan antara angka produksi dan ekspor telah menimbulkan pertanyaan mengenai ketertelusuran rantai pasokan.

Berbagai laporan industri, investigasi media, dan kelompok pengawas konsumen di Eropa menunjukkan kurma yang diproduksi di pemukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki mungkin dipasarkan dengan label asal yang disembunyikan untuk menghindari tindakan boikot dan pengawasan peraturan.

Debat Transparansi dalam Rantai Pasokan


Klaim berpusat pada kurma yang diproduksi di pemukiman yang dikirim ke Eropa melalui negara perantara atau saluran logistik tidak langsung daripada melalui ekspor langsung.

Produk yang berasal dari Tepi Barat diduga hanya diberi label sebagai "produk Israel" atau disajikan sebagai produk yang berasal dari negara-negara tetangga ketika memasuki pasar Uni Eropa.

Beberapa eksportir dikatakan mengemas ulang barang di zona perdagangan bebas atau mengirimkannya melalui negara perantara, sehingga menyembunyikan tempat produksinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun
Ngeri! Jendela Pesawat...
Ngeri! Jendela Pesawat Lepas, Lansia Nyaris Tersedot Keluar saat Penerbangan dari Yunani
Rekomendasi
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
Menembus Batas Geografis,...
Menembus Batas Geografis, Layanan VIOLA Menjadi Jembatan Asa JKN di Ujung Negeri
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
Berita Terkini
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved