Kebakaran Baru Melanda Utara Los Angeles, 31.000 Orang Diperintahkan Mengungsi
Kamis, 23 Januari 2025 - 09:30 WIB
Brent Pascua dari Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California (Cal Fire) mengatakan kondisi telah bersatu untuk membuat situasi menjadi sangat tidak stabil.
"Kami mengalami angin kencang, kami mengalami kelembapan rendah, dan semak belukar ini sudah lama tidak mengalami kelembapan," katanya.
"Semua itu membuat api menyebar dengan sangat cepat," paparnya.
Ahli meteorologi Daniel Swain mengatakan kebakaran tersebut sangat mengkhawatirkan.
"Ada helikopter. Itu kabar baiknya. Kabar buruknya adalah nanti akan cukup berangin sehingga mereka mungkin tidak dapat terbang saat mendekati masyarakat," katanya.
Meskipun Januari adalah pertengahan musim hujan di wilayah tersebut, California Selatan belum mengalami curah hujan yang signifikan selama sekitar delapan bulan, membuat pedesaan menjadi kering.
"Kami mengalami angin kencang, kami mengalami kelembapan rendah, dan semak belukar ini sudah lama tidak mengalami kelembapan," katanya.
"Semua itu membuat api menyebar dengan sangat cepat," paparnya.
Ahli meteorologi Daniel Swain mengatakan kebakaran tersebut sangat mengkhawatirkan.
"Ada helikopter. Itu kabar baiknya. Kabar buruknya adalah nanti akan cukup berangin sehingga mereka mungkin tidak dapat terbang saat mendekati masyarakat," katanya.
Meskipun Januari adalah pertengahan musim hujan di wilayah tersebut, California Selatan belum mengalami curah hujan yang signifikan selama sekitar delapan bulan, membuat pedesaan menjadi kering.
(mas)
Lihat Juga :
tulis komentar anda