Netanyahu Jelang Gencatan Senjata Gaza: Israel Berhak Lanjutkan Perang dengan Dukungan AS

Minggu, 19 Januari 2025 - 06:44 WIB
Dari 251 orang yang disandera, 94 orang masih berada di Gaza, termasuk 34 orang yang menurut militer Israel telah tewas.

Gencatan senjata dijadwalkan akan dimulai pada Minggu pagi, kata mediator Qatar setelah kabinet Israel memberikan suara untuk menyetujui gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan sandera Israel-tahanan Palestina.

Sejak Qatar dan AS, yang menjadi penengah kesepakatan bersama Mesir, mengumumkan kesepakatan tersebut pada hari Rabu, serangan Israel terhadap Gaza terus berlanjut.

Pada hari Sabtu, badan penyelamat pertahanan sipil Gaza mengatakan sedikitnya lima anggota keluarga tewas ketika sebuah serangan menghantam tenda mereka di Khan Younis, di Gaza selatan, menurut laporan kantor berita AFP.

Ledakan terdengar di atas Yerusalem setelah sirene serangan udara berbunyi dan militer Israel mengatakan sebuah proyektil telah diluncurkan dari Yaman, yang mana kelompok Houthi yang didukung Iran mengatakan mereka mendukung Palestina.

Dalam lebih dari 15 bulan perang antara Hamas dan Israel, hanya ada satu gencatan senjata sebelumnya, selama satu minggu, pada bulan November 2023. Kesepakatan itu menghasilkan pembebasan sandera yang ditahan oleh milisi Gaza dengan imbalan pembebasan tahanan Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!