Terlalu Banyak Tekanan, 500 Perwira Israel Mengundurkan Diri

Sabtu, 21 Desember 2024 - 20:28 WIB
Baca Juga: Pejuang Palestina Rayakan Serangan Rudal Houthi ke Tel Aviv

Ia menambahkan, "Saya merasa seolah-olah sebuah buldoser menghancurkan tubuh saya selama setahun terakhir."

Artikel tersebut selanjutnya mengindikasikan bahwa militer diperkirakan akan berjuang dengan jumlah personel yang lebih banyak pada tahun 2025.

Surat kabar tersebut memperingatkan: "Krisis tenaga kerja di militer dapat diklasifikasikan sebagai ancaman strategis bagi seluruh Negara Israel. Jika perwira tetap terbaik meninggalkan militer, tidak akan ada pengganti yang memadai. Akibatnya, perwira yang kurang berpengalaman akan menggantikan mereka, yang berpotensi menyebabkan hilangnya generasi. Keberhasilan militer tidak didasarkan pada tank atau pesawatnya, tetapi pada orang-orang yang mengoperasikannya.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!