Terlalu Banyak Tekanan, 500 Perwira Israel Mengundurkan Diri

Sabtu, 21 Desember 2024 - 20:28 WIB
loading...
Terlalu Banyak Tekanan,...
Tentara Israel mengalami kekalahan karena ketahanan Hamas dalam Perang Gaza. Foto/Reuters
A A A
GAZA - 500 perwira mengundurkan diri dari tentara pendudukan Israel pada tahun 2024.

Pengunduran diri tersebut dikaitkan dengan beberapa alasan, termasuk beban perang yang sedang berlangsung di Jalur Gaza dan tantangan ekonomi.

Menurut Israel Hayom, sebagaimana diterjemahkan oleh situs berita Safa, 500 perwira berpangkat letnan kolonel mengakhiri masa tugas mereka tahun ini.

Laporan tersebut menggambarkan jumlah tersebut sebagai sesuatu yang mengejutkan, yang merusak rencana militer untuk menambah jumlah perwira dan prajurit, terutama di tengah berlanjutnya perang di Gaza.

Surat kabar tersebut mengaitkan gelombang pengunduran diri tersebut dengan beberapa faktor, termasuk berlanjutnya perang untuk tahun kedua berturut-turut.

Salah seorang perwira yang meninggalkan masa tugas mengatakan: "Tekanan luar biasa yang dihadapi oleh para perwira selama perang tidak tertahankan."

Baca Juga: Pejuang Palestina Rayakan Serangan Rudal Houthi ke Tel Aviv

Ia menambahkan, "Saya merasa seolah-olah sebuah buldoser menghancurkan tubuh saya selama setahun terakhir."

Artikel tersebut selanjutnya mengindikasikan bahwa militer diperkirakan akan berjuang dengan jumlah personel yang lebih banyak pada tahun 2025.

Surat kabar tersebut memperingatkan: "Krisis tenaga kerja di militer dapat diklasifikasikan sebagai ancaman strategis bagi seluruh Negara Israel. Jika perwira tetap terbaik meninggalkan militer, tidak akan ada pengganti yang memadai. Akibatnya, perwira yang kurang berpengalaman akan menggantikan mereka, yang berpotensi menyebabkan hilangnya generasi. Keberhasilan militer tidak didasarkan pada tank atau pesawatnya, tetapi pada orang-orang yang mengoperasikannya.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Israel Caplok Banyak...
Israel Caplok Banyak Wilayah Suriah Saat Kekosongan Pemerintahan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved