Karyawan Bank Tak Sengaja Transfer Rp3,7 Triliun karena Tertidur di Atas Keyboard, Begini Nasibnya
Sabtu, 14 Desember 2024 - 11:11 WIB
Sistem penandaan otomatis, misalnya, dapat mendeteksi transaksi dengan jumlah yang sangat tinggi dan memerlukan verifikasi tambahan.
Para kritikus juga mempertanyakan kewajaran menempatkan tanggung jawab tunggal pada satu supervisor yang bertugas mengawasi sejumlah besar transaksi.
Mereka berpendapat bahwa praktik operasional bank dan kurangnya tindakan redundansi sama-sama harus disalahkan sebagai kesalahan manusia.
Beberapa mengkritik supervisor tersebut, dengan menyatakan bahwa tugasnya adalah untuk menemukan kesalahan seperti itu, sementara yang lain bersimpati, dengan menunjuk pada tuntutan yang tidak masuk akal dari perannya.
Banyak pengguna media sosial mencatat bahwa bank-bank di negara lain sering kali memerlukan beberapa lapis persetujuan untuk transfer bernilai tinggi, sebuah perlindungan yang dapat dengan mudah mencegah kecelakaan tersebut.
Para kritikus juga mempertanyakan kewajaran menempatkan tanggung jawab tunggal pada satu supervisor yang bertugas mengawasi sejumlah besar transaksi.
Mereka berpendapat bahwa praktik operasional bank dan kurangnya tindakan redundansi sama-sama harus disalahkan sebagai kesalahan manusia.
Beberapa mengkritik supervisor tersebut, dengan menyatakan bahwa tugasnya adalah untuk menemukan kesalahan seperti itu, sementara yang lain bersimpati, dengan menunjuk pada tuntutan yang tidak masuk akal dari perannya.
Banyak pengguna media sosial mencatat bahwa bank-bank di negara lain sering kali memerlukan beberapa lapis persetujuan untuk transfer bernilai tinggi, sebuah perlindungan yang dapat dengan mudah mencegah kecelakaan tersebut.
(mas)
Lihat Juga :