Ditembak 4 Rudal Anti-Kapal AS, Kapal Kargo Meledak Berkeping-keping

Selasa, 01 September 2020 - 08:15 WIB
Situs berita pertahanan The Drive, pada Selasa (1/9/2020), juga mencatat apa yang terlihat sebagai tembakan udara—yang kemungkinan dengan artileri roket—yang melemparkan pecahan peluru ke USS Durham dan perairan sekitarnya tepat sebelum rudal terakhir menghantam kapal. Korps Marinir AS sebelumnya telah menguji tembak artileri roket HIMARS dari dek kapal serbu amfibi, jadi ada preseden untuk penggunaannya dengan cara ini. (Baca: Bawa Rudal Harpoon, Jet Tempur Hornet AS Berkeliaran di Dekat Jepang )

"Simulasi adalah bagian penting dari pelatihan kami, tetapi tidak ada yang lebih baik daripada melakukan pelatihan tembakan langsung," kata Kapten Angkatan Laut Australia Phillipa Hay, komandan Satuan Tugas Satu RIMPAC 2020, dalam rilis Angkatan Laut AS yang dilansir Sputnik.

“Latihan menenggelamkan adalah cara penting untuk menguji senjata dan sistem persenjataan kami dengan cara yang paling realistis. Ini menunjukkan sebagai kekuatan gabungan kami mampu melakukan peperangan kelas atas."

“Menembak rudal Harpoon adalah keterampilan yang sulit dan mudah rusak, jadi setiap kesempatan untuk merencanakan dan melaksanakan latihan dengan kekuatan gabungan meningkatkan keterampilan, kemahiran, dan kemampuan kami secara keseluruhan,” imbuh seorang perwira dari kapal perang HMCS Regina Angkatan Laut Kanada, Letnan Mike Vanderveer, dalam rilisnya.

Harpoon adalah salah satu rudal anti-kapal tertua yang digunakan oleh Angkatan Laut AS, yang diperkenalkan pada tahun 1977. Harpoon menerima banyak upgrade sejak saat itu, memberikan cara yang berbeda untuk menyerang kapal targetnya serta memperluas jangkauannya untuk bersaing dengan rudal jarak jauh China. (Baca juga: Hebat! Pesawat F-16 TNI AU Bisa Tembak 4 Target Sekaligus Tanpa Melihat )
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!